JURNALMALUKU—Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Futsal Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Gerry Davids, menyuarakan kekecewaannya terkait tidak adanya dukungan anggaran dari pihak universitas terhadap UKM yang ia pimpin. Kepada media ini, Jumat (16/12/2025), Gerry menegaskan bahwa sejak dirinya menjabat pada 2024 hingga 2025, UKM Futsal tidak pernah sekalipun menerima pencairan anggaran.
Menurut Gerry, kondisi tersebut jauh berbeda dengan dua UKM lain—Voli dan Basket—yang mendapat pencairan anggaran secara rutin setiap tahun.
“Distribusi anggaran jelas tidak merata. Setiap UKM punya alokasi anggarannya masing-masing, tetapi Futsal justru tidak dapat apa-apa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya telah berulang kali melakukan koordinasi dengan bidang kemahasiswaan selaku pembina UKM. Namun dalam setiap pertemuan, jawabannya selalu sama: UKM Futsal dianggap tidak memiliki anggaran dan tidak dianggarkan.
Gerry menduga masalah ini terkait trauma kegiatan di masa lalu, ketika UKIM dua kali menggelar turnamen futsal antar fakultas yang berakhir tidak kondusif.
“Itu kejadian lama, tetapi efeknya masih kami rasakan sampai sekarang. UKM Futsal yang tetap berjalan aktif justru ikut terdampak, tanpa dukungan dana sama sekali,” jelasnya.
Padahal, Futsal merupakan olahraga dengan peminat besar di UKIM. Sekitar 50 persen mahasiswa dinilai memiliki ketertarikan terhadap cabang olahraga tersebut. Karena itu, Gerry menilai ketidakadilan distribusi anggaran dapat memicu kekecewaan mahasiswa dan menghambat pengembangan prestasi olahraga di kampus.
Ia berharap pimpinan universitas yang baru, termasuk pejabat baru di bidang kemahasiswaan, dapat melihat persoalan ini dengan objektif dan melakukan evaluasi menyeluruh.
“Banyak mahasiswa UKIM berbakat di Futsal. Sudah saatnya UKM ini mendapat perhatian dan dukungan anggaran sebagaimana mestinya,” tutupnya.
Keluhan ini menjadi sorotan penting bagi dunia kemahasiswaan UKIM, sekaligus harapan agar pengelolaan anggaran UKM dapat lebih adil, transparan, dan berpihak pada pengembangan minat serta bakat mahasiswa. (JM–AL)

