JURNALMALUKU–Musyawarah Lokal (Muslok) XI Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kota Ambon resmi dimulai pada Sabtu (22/11) di Aula Kantor Diskominfo Provinsi Maluku. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, melalui sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Kominfo Kota Ambon, Dr. Ronald Lekransy, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi ORARI dalam memperkuat layanan komunikasi publik, terutama pada situasi darurat dan aktivitas pemerintahan.
Hadir dalam pembukaan Muslok, perwakilan Dandim 1504/Ambon, Kapolresta Ambon, Ketua ORARI Daerah Maluku, Ketua ORARI Lokal Kota Ambon, unsur SAR, RAPI, Pramuka, dan seluruh anggota ORARI setempat.
Dalam sambutannya, Pemkot Ambon menegaskan bahwa ORARI—organisasi yang berdiri sejak 1968—telah berperan penting dalam berbagai momentum nasional maupun daerah, mulai dari dukungan komunikasi pada Pemilu, PON, kegiatan kenegaraan, hingga respons kebencanaan.

“Dalam perspektif UU 36/1999, telekomunikasi adalah sarana strategis memperkuat persatuan bangsa dan mendukung kelancaran pembangunan. Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, ORARI tetap menjadi mitra pemerintah, terutama pada kondisi kedaruratan,” ujar Lekransy.
Pemerintah Kota Ambon juga menyampaikan apresiasi khusus kepada ORARI Lokal Kota Ambon yang dinilai konsisten berkolaborasi dalam berbagai kegiatan daerah, termasuk event olahraga, kegiatan sosial, dan pelayanan komunikasi darurat.
Muslok XI mengangkat tema “Meningkatkan Kualitas, Solidaritas dan Sinergitas ORARI Untuk Ikut Mewujudkan Ambon yang Lebih Maju Dengan Semangat Beta Par Ambon, Ambon Par Beta.”
Menurutnya, Tema tersebut menekankan pentingnya Penguatan kualitas dan etika organisasi, Dan Sinergi berkelanjutan dengan pemerintah untuk mendukung pembangunan kota.
Ia juga menjelaskan bahwa, Musyawarah ini juga menjadi ruang evaluasi kinerja, penyusunan langkah-langkah inovatif, serta pemilihan figur pemimpin yang visioner dan berintegritas. Pemkot memastikan akan terus membuka ruang kerja sama bagi ORARI pada berbagai sektor strategis.
Lekransy menambahkan bahwa ORARI tidak hanya berfungsi sebagai sarana pertukaran informasi, tetapi juga sebagai penghubung yang mempererat persatuan, mendukung pemerataan pembangunan, dan menjadi penyambung komunikasi antarwilayah.
Sementara itu, Ketua Panitia Muslok XI, Indra Caniago, menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah menunjukkan komitmen terhadap pelaksanaan kegiatan.
“Ini adalah rumah bersama. Kehadiran maupun dukungan dalam bentuk apa pun tetap menjadi bagian penting bagi kemajuan organisasi,” ujarnya.
Ia berharap Muslok XI mampu menghasilkan keputusan penting yang membuat ORARI semakin solid, modern, dan relevan bagi kebutuhan masyarakat Ambon.
Dengan resmi dibukanya Musyawarah XI ORARI Lokal Kota Ambon, organisasi ini diharapkan semakin memperkokoh perannya dalam menyediakan layanan komunikasi publik yang cepat, responsif, dan berorientasi keselamatan masyarakat. (JM–AL).

