JurnalMaluku – Minyak tanah (Mitan) bersubsidi milik PT. Barat Daya Petrolium (BDP) masuk ke Pulau Moa, sebanyak 30 Ton atau 30.000 Liter.
Informasi ini didapati ketika media ini melakukan pengecekan ke Pelabuhan Kaiwatu, Kecataan Moa pada Kamis (27/02/25), Matheos Bakker selaku Pengawas Lapangan PT.BDP yang ditemui di pelabuhan saat pembongkaran mengkonfirmasi hal tersebut.
“Setelah beberapa Minggu yang lalu pihak kami mengalami kekosongan di setiap pangkalan minyak tanah (PMT) akibat dari cuaca laut yang buruk, hari ini 30 Ton sudah masuk ke Pulau Moa” sebut Thos.
Thos menerangkan, bahwa 30 Ton yang masuk ini dibagi pada 6 pangkalan yang tersebar di Kecamatan Moa, dengan jatah setiap pangkalannya 5 ton
“6 pangkalan di Pulau Moa yang ada dibawah Agen kami mendapatkan jatah 5 ton sehingga 30 Ton ini terbagi merata. Perlu kami sampaikan kepada masyarakat bahwa pangkalan yang kami punya tersedia 1 pangkalan di Desa Kaiwatu, 1 pangkalan di Kelurahan Tiakur dan 4 pangkalan di Desa Wakarleli” terang Thos
Lebih lanjut Thos menyarankan agar masyarakat Pulau Moa tidak perlu selalu menumpuk pembeliannya dilokasi Pangkalan Joyfulness atau lebih sering dikenal dengan Kompleks CKN tetapi juga bisa di 5 pangkalan lainnya. Sehingga tidak menyebabkan antrian yang panjang.
Untuk diketahui 6 PMT dibawah Agen Minyak Tanah PT. BDP adalah PMT Hawila Mandiri Kaiwatu, milik Johny Yesayas PMT Alstar Wakarleli milik Rocky Bakker, PMT
Kiara Bersaudara Tiakur milik Semuel Perulu, PMT Joyfulness Wakarleli milik Demas Daniel, PMT Harapan Jaya Mandiri Wakarleli milik Abraham Olivier, dan PMT Dua Saudara Wakarleli milik Marthen Naslewan (JM-EA)