JURNALMALUKU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menyambut kunjungan siswa siswi Satuan PAUD Sejenis (SPS) Tehila Tiakur, Jumat, 14/04/2023.

Pengelola SPS Tehila, Marthen Watrimny, SP, M.Si menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan tentang pengenalan bencana dan penanggulangannya sejak dini dan juga menjawab Kurikulum Pembelajaran melalui tema dan sub tema.
“Kita saat ini telah memasuki tema alam semesta dengan sub tema musim dan gejala alam sehingga sangat tepat kunjungan hari ini ke kantor BPBD MBD”, ungkapnya.
Watrimny menjelaskan, edukasi mitigasi bencana mestinya terus disosialisasikan bagi semua masyarakat tidak terkecuali bagi anak-anak. Apalagi Kabupaten MBD merupakan daerah yang memiliki resiko tinggi bencana baik itu gempa bumi dan tsunami.

“Anak usia dini harus diberikan pengetahuan dasar tentang mitigasi bencana sehingga mereka punya pengetahuan dasar tentang kebencanaan”, ungkapnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 45 anak didik dan didampingi 4 orang guru. Tidak hanya itu, sebanyak 30 wali murid dari SPS Tehila juga menjadi sasaran edukasi bencana.
Sebagai langkah pembelajaran, BPBD Kabupaten MBD mendirikan 1 pos bencana untuk diperkenalkan kepada anak didik yaitu Pos Banjir, Tanah Longsor, Kekeringan, Angin dan Gempa Bumi.
Di Pos Bencana, peserta didik diperkenalkan dengan peralatan penanggulangan bencana seperti perahu dan mobil sebagai alat evakuasi dan truk tangki pembawa air bersih sebagai langkah penanggulangan bencana kekeringan.

Di sesi terakhir, anak-anak diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan kebencanaan, merubah sikap dan perilaku untuk selalu sadar bencana khususnya bagi anak anak usia dini.(JM)