JurnalMaluku-Pipa Saluran Air yang menghubungkan Bak Reservoir Kaiwatu dengan jalur supplai air menuju ke Desa Kaiwatu dan Bak Reservoir Tiakur alami kebocoran. Hal ini terjadi pada Kamis (23/01/25) pada pukul 21:00 WIT
Hal ini diketahui pihak Perusahan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalwedo, melalui masyarakat yang lahan kebunnya dilewati oleh jalur pipa

Pihak Perumdam pun bergerak cepat dengan menurunkan pegawai dan teknisi untuk memperbaiki kebocoran ini. Pengerjaan penggalian pipa sedikit mengalami kendala diakibatkan kondisi konstruksi awal jalur pipa yang digali terlalu dalam kurang lebih 1 meter dan ditutupi oleh Batu, mengakibatkan penggalian cukup mememakan waktu.
Eksklusif dari lokasi penggalian, Direktur Perumdam Tirta Kalwedo, Adam A Lewier kepada wartawan mengakui akan adanya kebocoran pipa dan dirinya setelah mendapatkan laporan dari masyarakat langsung menginstruksikan kepada pegawai dan teknisi untuk segera diperbaiki malam ini juga.
“Laporan kebocoran ini kami dapati dari masyarakat pemilik lahan, karena ini jalur induk Reservoir Kaiwatu – Tiakur maka walaupun malam hari, Kami pihak Perumdam harus segera memperbaiaki kebocoran yang terjadi” ungkap Lewier kepada wartawan saat dikonfirmasi di lokasi perbaikan pipa, Desa Kaiwatu, pukul 22:00 WIT
Adam juga menjelaskan bahwa pekerjaan perbaikan kebocoran pipa ini akan diselesaikan malam ini juga, dan Ia memastikan bahwa dibesok hari pelayanan air kepada pelanggan yang ada di Kaiwatu dan Tiakur berjalan normal dan tidak mengalami kendala yang berarti (JM-EA)