JURNALMALUKU — Mantan Ketua Partai NasDem Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Laurens HK Boreel, resmi mengakhiri seluruh hubungan politiknya dengan Partai NasDem. Melalui surat pernyataan bertanggal 27 November 2025, Laurens menyatakan pengunduran diri sekaligus pencabutan keanggotaan dari Partai NasDem, serta mengeluarkan instruksi tegas untuk menghentikan seluruh aktivitas kepartaian di wilayah MBD.
Dalam surat tersebut, Laurens menegaskan bahwa keputusan itu murni langkah pribadi tanpa tekanan atau intervensi pihak manapun.
“Dengan ini saya menyatakan sikap saya tanpa dipaksakan atau dipengaruhi oleh siapapun untuk keluar dari Partai NasDem dan meminta kepada Partai NasDem untuk mencabut keanggotaan saya,” tegas Laurens.
Sebagai pendiri NasDem MBD sejak 2010 dan tokoh yang memimpin DPD NasDem MBD pada periode 2017–2025, Laurens mengeluarkan instruksi keras kepada seluruh unsur kepengurusan yang pernah dipimpinnya.
Instruksi tersebut ditujukan kepada: Pengurus DPD yang telah demisioner,17 Dewan Pimpinan Cabang (DPC),117 Dewan Pimpinan Ranting (DPrt),simpatisan, serta para tokoh masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari gerakan NasDem di MBD.
Laurens meminta seluruh struktur tersebut untuk segera melepaskan seluruh atribut Partai NasDem di setiap wilayah MBD dan menghentikan seluruh aktivitas partai dalam waktu 1 x 24 jam.
Langkah itu disebutnya sebagai penyikapan tegas atas berakhirnya hubungan politik dirinya dengan partai yang ikut ia bangun selama lebih dari satu dekade.
Surat pengunduran diri Laurens ditembuskan kepada Sekjen DPP Partai NasDem, kesekretariatan DPP, Ketua Bapilu DPP, Ketua DPW NasDem Provinsi Maluku, serta Ketua DPD NasDem MBD di Tiakur.
Keputusan ini diperkirakan akan berdampak besar terhadap peta perpolitikan MBD, mengingat Laurens merupakan salah satu figur kuat yang berperan membesarkan NasDem hingga ke akar rumput. (JM-EA).

