JURNALMALUKU — Partai NasDem Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mulai memanaskan mesin politiknya menyongsong Pemilu 2029. Di bawah kepemimpinan baru Winnetou Akse, ST, DPD NasDem MBD menandai awal perjalanan politiknya dengan semangat konsolidasi dan pembenahan struktur organisasi sebagai langkah awal menuju kemenangan.
Momentum HUT ke-14 Partai NasDem yang mengusung tema “Konsisten Membawa Arus Perubahan” menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk menegaskan arah perjuangan dan memperkuat solidaritas antar kader di semua tingkatan.

“Kepengurusan baru ini kami bentuk bukan sekadar seremonial, tapi sebagai komitmen untuk memperkuat gerakan politik di MBD. Konsolidasi internal menjadi langkah pertama agar seluruh struktur dari DPD hingga DPRt bekerja dalam satu garis komando,” ujar Winnetou Akse saat diwawancarai di Ambon, Selasa (11/11/2025).
Sebagai Ketua DPD yang baru, Winnetou menegaskan bahwa NasDem MBD harus menjadi kekuatan politik yang siap menghadapi tantangan jangka panjang. Ia menilai persiapan sejak dini sangat penting agar seluruh kader memiliki arah dan semangat yang sama dalam menggerakkan mesin partai.
“Persiapan menuju Pemilu 2029 tidak bisa dilakukan mendadak. Kami harus mulai sekarang — membangun fondasi organisasi, menyiapkan kader, dan memastikan setiap ranting bekerja aktif di lapangan,” tegasnya.
Winnetou juga menyampaikan target besar partai: menghadirkan satu wakil rakyat dari Maluku di DPR RI pada Pemilu 2029. Menurutnya, target itu bukan sekadar cita-cita politik, melainkan tanggung jawab moral seluruh kader NasDem di Maluku Barat Daya.
“Kami sadar, tugas ini berat. Tapi justru karena berat itulah kami harus bekerja lebih keras. Maluku, termasuk MBD, harus punya wakil di Senayan. Itu amanah politik yang wajib kami perjuangkan,” ujarnya penuh keyakinan.
Selain menyoroti kesiapan struktur, Winnetou juga menekankan pentingnya kreativitas politik di tengah berbagai keterbatasan, terutama soal anggaran dan kondisi sosial ekonomi masyarakat daerah. Ia menilai kader NasDem harus mampu melahirkan ide dan solusi nyata bagi rakyat, bukan sekadar retorika politik.
“Keterbatasan fiskal daerah jangan dijadikan alasan untuk berhenti bekerja. Justru dalam kondisi itulah kita diuji sejauh mana mampu menghadirkan gagasan dan tindakan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tandasnya.
Kepengurusan baru DPD NasDem MBD kini tengah bergerak aktif membangun komunikasi lintas daerah, memperkuat koordinasi dengan DPC dan DPRt, serta menyiapkan langkah strategis untuk memperluas basis dukungan masyarakat di seluruh kecamatan.
Dengan semangat restorasi, Winnetou Akse menegaskan bahwa NasDem MBD akan menjadi partai yang bekerja nyata, mengakar di rakyat, dan siap membawa “arus perubahan” menuju Pemilu 2029.(JM-AL).

