JURNALMALUKU–Nama Abdullah Tuasikal mulai mencuat di internal Partai NasDem sebagai figur yang dinilai layak untuk mengisi posisi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Maluku. Penilaian tersebut disampaikan oleh salah satu orang dekat Abdullah Tuasikal yang juga merupakan kader NasDem kepada media ini, Jumat (23/01/2026).
Menurut sumber tersebut, penunjukan Plt Ketua DPW Partai NasDem Maluku membutuhkan figur yang memiliki pengalaman organisasi, pemahaman politik daerah, serta kemampuan menjaga stabilitas internal partai hingga terbitnya keputusan definitif dari DPP Partai NasDem.
“Untuk posisi Plt, yang dibutuhkan adalah figur yang mampu memastikan roda organisasi tetap berjalan dengan baik, menjaga soliditas kader, serta menjalankan instruksi partai secara struktural dan administratif. Dalam konteks itu, Abdullah Tuasikal dinilai layak untuk mengisi posisi Plt Ketua DPW Partai NasDem Maluku,” ujar sumber tersebut.
Ia menjelaskan bahwa mekanisme penunjukan Plt sepenuhnya merupakan kewenangan DPP Partai NasDem dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi jangka pendek, situasi internal daerah, serta kesiapan kader dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian.
Lebih lanjut, sumber tersebut menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari DPP Partai NasDem terkait penetapan Plt Ketua DPW Partai NasDem Maluku. Surat Keputusan (SK) dari DPP masih menjadi penentu final dalam pengisian jabatan tersebut.
“Semua masih berproses di tingkat pusat. Kami di daerah tentu menunggu dan menghormati keputusan resmi dari DPP Partai NasDem,” katanya.
Sumber itu juga menambahkan bahwa sesuai dengan mekanisme dan tradisi internal partai, penunjukan pimpinan wilayah—baik bersifat sementara maupun definitif—merupakan hak prerogatif DPP dan akan diumumkan secara resmi kepada seluruh jajaran pengurus.
Selain Abdullah Tuasikal, tokoh politik Maluku lainnya yang turut mencuat dan disangkutpautkan dengan suksesi jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW Partai NasDem Maluku adalah Abdullah Vanath. Menanggapi isu tersebut, sumber tersebut menyampaikan pandangan yang lebih objektif. Menurutnya, meskipun Abdullah Vanath memiliki pengalaman politik yang cukup mumpuni, ia dinilai masih memerlukan pendalaman lebih lanjut terhadap dinamika internal serta konsolidasi struktural Partai NasDem di Maluku.
“Beliau masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan memperkuat konsolidasi internal partai. Karena itu, dari sisi kesiapan struktural, Abdullah Vanath dinilai masih perlu penyesuaian sebelum mengemban tugas sebagai Plt Ketua DPW Partai NasDem Maluku,” pungkas sumber tersebut. (JM–AL).

