JURNALMALUKU – Pengurus Cabang Perkumpulan Senior (PCPS) GMKI Ambon menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Jumat (1/05/2026), bertempat di Lantai V Manise Hotel, Ambon.
Kegiatan diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Janes Titaley. Setelah itu, agenda Rakerda secara resmi dibuka oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.
Dalam sambutannya, Wattimena menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakerda kali ini bertepatan dengan momentum Hari Buruh Internasional serta Hari Guru Nasional. Menurutnya, kedua momentum tersebut menjadi pengingat penting untuk terus memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi buruh dan guru.

Ia juga menegaskan bahwa melalui Rakerda ini diharapkan lahir berbagai gagasan konstruktif yang dapat memperkaya dialektika, baik di lingkungan gereja, perguruan tinggi, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sementara itu, Ketua PCPS GMKI Ambon, Ricardo Rikumahu, mengingatkan pentingnya menjaga ketahanan dalam menghadapi dinamika sosial, budaya, agama, dan politik yang terus berkembang.

“Ketahanan iman, ketahanan ide, dan integritas menjadi kunci utama. Soliditas di kalangan senior GMKI adalah hal yang sangat fundamental untuk mendorong PCPS masuk dalam dinamika yang lebih luas,” tegasnya.
Rikumahu yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I MPH Sinode menambahkan, soliditas harus terus diperkuat sebagai wujud implementasi moto GMKI, Ut Omnes Unum Sint, yang berarti “agar semua menjadi satu.”

Rakerda ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Pj Sekretaris Kota Ambon Roby Sapulete, Ketua DPRD Kota Ambon Mourits Tamaela, serta mantan Wali Kota Ambon M. J. Papilaya.
Hadir pula mantan Rektor Universitas Pattimura Nus Sapteno, Ketua PGIW Elifas Maspaitella, Sekretaris Umum MPH Sinode GPM Rein Tupan, serta pimpinan sejumlah perguruan tinggi seperti IAKN, IAIN, UKIM, dan Unpatti.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh para pimpinan OKP Cipayung dan KNPI.
Rakerda PCPS GMKI Ambon diharapkan menjadi ruang konsolidasi strategis bagi para senior untuk terus berkontribusi dalam pembangunan gereja, masyarakat, dan bangsa. (JM–AL).

