JURNALMALUKU – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Maluku melalui Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Kepemudaan (PTKP) melakukan audiensi resmi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku, Rabu (11/02/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Maluku, Hendrik Joseph Tamtelahitu, ST., tersebut diterima langsung oleh yang bersangkutan dalam suasana penuh keterbukaan dan dialog konstruktif.
Audiensi dipimpin oleh Ketua Umum BADKO HMI Maluku, Andi A. Sagama, didampingi Ketua Bidang PTKP Ihdan Zainul Tamher, Wasekum PTKP Adam R. Rahantan, Wasekum Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) M. Ficram Renyaan, Departemen PTKP Arya Jaya, serta sejumlah pengurus lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, BADKO HMI Maluku menyampaikan sejumlah masukan strategis terkait percepatan pembangunan infrastruktur di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Maluku. Organisasi mahasiswa ini menilai masih terdapat sejumlah proyek vital yang membutuhkan perhatian serius dan tindak lanjut pemerintah daerah.
Ketua Umum BADKO HMI Maluku, Andi A. Sagama, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus bersinergi dan menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan di Maluku. Ia berharap ruang dialog seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan sebagai wadah penyampaian aspirasi sekaligus evaluasi terhadap program pembangunan yang sedang berjalan.
Sementara itu, Ihdan Zainul Tamher menekankan pentingnya menjadikan beberapa proyek infrastruktur sebagai prioritas utama demi memperkuat konektivitas antarwilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Adam R. Rahantan turut menyoroti beberapa persoalan mendesak, di antaranya kondisi Jembatan Rumadian yang ambruk dan hingga kini belum tertangani secara menyeluruh. BADKO HMI Maluku mendesak agar pemulihan jembatan tersebut segera direalisasikan mengingat perannya yang vital bagi mobilitas masyarakat.
Selain itu, mereka juga menyinggung Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Tayando Tam, Kota Tual, yang dinilai belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. BADKO HMI meminta Dinas PUPR Maluku melakukan evaluasi menyeluruh agar program tersebut benar-benar berjalan sesuai kebutuhan warga.
Di sisi lain, BADKO HMI Maluku menyatakan dukungan terhadap berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan Dinas PUPR Maluku. Mereka mendorong penguatan sinergi antara pemerintah dan elemen pemuda serta mahasiswa demi menjamin keberlanjutan pembangunan daerah.
Menanggapi hal tersebut, Plt. Kadis PUPR Maluku, Hendrik Joseph Tamtelahitu, ST., menyambut baik seluruh masukan yang disampaikan. Ia memastikan setiap poin akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme serta skala prioritas pembangunan daerah. Ia juga mengapresiasi peran BADKO HMI sebagai mitra kritis pemerintah dalam mengawal pembangunan infrastruktur di Maluku.
Audiensi berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh semangat kolaboratif. Pertemuan ini menjadi langkah positif dalam membangun hubungan yang produktif antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan, demi terwujudnya Maluku yang maju, mandiri, dan berkembang — Maluku Pung Bae. (JM–AL).

