JURNALMALUKU – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Kepolisian Daerah (Polda) Maluku dan dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Dadang Hartanto.
Kegiatan yang berlangsung khidmat di Gedung Presisi Polda Maluku tersebut mengusung tema “Ramadhan membawa kita menjadi insan yang cinta kedamaian” serta “Bulan suci Ramadhan membawa kedamaian dan kesejukan untuk kemajuan basudara Maluku Manise.”
Suasana kebersamaan dan kekeluargaan begitu terasa sepanjang acara. Momentum bulan suci Ramadhan dimaknai sebagai ruang refleksi bersama untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan, toleransi, serta komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bumi Raja-Raja.
Ketua KNPI Maluku, Arman Kalean Lessy, dalam keterangannya kepada media di lokasi kegiatan, menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi kepada Polda Maluku atas langkah-langkah tegas dan profesional dalam menangani berbagai persoalan hukum di wilayah Maluku.
“Kami dari KNPI Maluku mendukung dan mengapresiasi kinerja Polda Maluku dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ramadhan ini harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat damai dan persaudaraan antarbasudara,” ujarnya.


Lebih lanjut, KNPI Maluku juga menyatakan dukungan terhadap proses penanganan kasus pembunuhan seorang anak di bawah umur yang diduga melibatkan oknum anggota Brimob dan terjadi di Kota Tual. KNPI menegaskan pentingnya proses hukum yang transparan, adil, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
KNPI Maluku mengapresiasi langkah cepat Polda dalam menyikapi pelanggaran oknum polisi tersebut. Sikap responsif dan penegakan disiplin yang dilakukan dinilai sebagai petanda komitmen Polda dalam menjaga kamtibmas serta menegakkan integritas internal institusi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, sidang kode etik terhadap oknum yang terlibat dijadwalkan berlangsung pada Senin, 23 Februari 2026. Pihak keluarga korban direncanakan mengikuti jalannya sidang secara virtual.
KNPI Maluku berharap proses sidang kode etik tersebut berjalan secara objektif dan profesional, serta menjadi bukti komitmen institusi dalam menegakkan disiplin dan integritas internal.
Usai pelaksanaan sidang kode etik, direncanakan akan dilakukan peliputan lanjutan untuk menyampaikan hasil dan perkembangan perkara kepada publik sebagai bentuk keterbukaan informasi.
Melalui momentum Ramadhan ini, KNPI Maluku kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kedamaian, memperkuat persatuan, serta bersama-sama mendukung upaya penegakan hukum demi kemajuan Maluku yang aman, sejuk, dan harmonis—menuju Maluku Manise yang lebih baik. (JM–AL).

