JURNALMALUKU – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) bersama BPJS Kesehatan menggelar Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama dan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan tingkat kabupaten di Ruang Rapat Kantor Bupati MBD, Rabu (11/03/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati MBD Benyamin Th. Noach, Sekretaris Daerah Kabupaten MBD, Komisi II DPRD Kabupaten MBD, pimpinan perangkat daerah terkait, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten MBD, perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Ambon, pimpinan fasilitas kesehatan, serta para peserta forum.
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Bupati menegaskan bahwa forum komunikasi ini menjadi wadah penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurutnya, kesehatan merupakan faktor penting dalam membentuk sumber daya manusia yang kuat dan berkualitas.
“Keinginan kita sederhana, rakyat harus mendapatkan fasilitas kesehatan yang baik dan pelayanan yang maksimal. Karena orang yang sehat akan menjadi kuat, cerdas, dan tangguh,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa program BPJS Kesehatan merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang ekonomi.
Karena itu, Bupati mengingatkan agar tidak ada lagi perlakuan berbeda antara pasien BPJS dan pasien umum dalam memperoleh layanan kesehatan.
“Tidak boleh ada anggapan bahwa pasien BPJS adalah warga kelas dua. Negara sudah menghadirkan program ini untuk menjamin rakyat mendapatkan pelayanan kesehatan yang sebaik-baiknya,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten MBD dalam meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan, salah satunya melalui rencana peningkatan status Rumah Sakit Umum Daerah dari tipe D menjadi tipe C secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan sumber daya manusia di bidang kesehatan, termasuk melalui pemberian beasiswa bagi mahasiswa kedokteran spesialis yang diharapkan dapat kembali mengabdi di daerah.
Bupati berharap forum komunikasi ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang koordinasi dan evaluasi bersama antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.
Melalui forum tersebut diharapkan sinergi antar pemangku kepentingan semakin kuat sehingga masyarakat di Kabupaten Maluku Barat Daya dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan. (JM–AL).

