JURNALMALUKU – Kapolsek Nusaniwe, Iptu Rudy Ahab, menghadiri Lomba Jukulele Tingkat Kecamatan Nusaniwe yang berlangsung di Katolik Center, Kamis (13/8/2026). Kehadiran Kapolsek merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan seni dan budaya sekaligus memastikan pelaksanaan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan nyaman.
Saat diwawancarai wartawan media ini di lokasi kegiatan, Iptu Rudy Ahab menyampaikan bahwa pihaknya memberikan dukungan terhadap pelaksanaan lomba tersebut, terutama karena kegiatan melibatkan anak-anak dan generasi muda di Kecamatan Nusaniwe.
Menurut Iptu Rudy, keamanan dan kenyamanan peserta menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
“Kami mendukung pelaksanaan kegiatan ini dan memastikan keamanan serta kenyamanan peserta berlangsung dengan aman, demi Nusaniwe yang sama-sama Katong cintai,” ujar Iptu Rudy.

Ia mengatakan, kegiatan seperti lomba jukulele memiliki nilai positif karena memberikan ruang kepada generasi muda untuk menyalurkan bakat, kreativitas, dan kemampuan mereka melalui seni musik.
Selain sebagai ajang perlombaan, menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk membangun rasa percaya diri, kekompakan, disiplin, dan sportivitas.
Iptu Rudy berharap para peserta dapat mengikuti lomba dengan penuh semangat serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman yang bermanfaat untuk pengembangan diri.
“Harapan kami, anak-anak dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, tetap menjaga kekompakan dan sportivitas. Yang paling penting, mereka dapat terus mengembangkan bakat dan mencintai budaya daerah,” tuturnya.
Kapolsek Nusaniwe juga mengapresiasi pihak penyelenggara, para guru, orang tua, pendamping, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Lomba Jukulele Tingkat Kecamatan Nusaniwe.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang positif bagi pertumbuhan dan perkembangan generasi muda.
Ia berharap kegiatan seni dan budaya seperti lomba jukulele dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di Kecamatan Nusaniwe. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya memiliki ruang untuk berprestasi, tetapi juga semakin mengenal dan mencintai kekayaan budaya Maluku.
Lomba Jukulele Tingkat Kecamatan Nusaniwe sendiri melibatkan peserta dari berbagai satuan pendidikan dan kelompok seni dengan kategori usia 10 hingga 16 tahun.
Sebanyak delapan grup tampil dalam kegiatan tersebut, yakni SD Negeri 85, SD Teladan Grup Jukulele, Grup Eklesia, SMP Negeri 19, Grup Nativiti, Grup Rayen Voice Jukulele, Grup Twenty Two, serta Jukulele SD Inpres 25.
Para peserta tampil dengan penuh semangat dan menunjukkan kemampuan dalam memainkan jukulele, mulai dari kekompakan kelompok, penguasaan alat musik, kreativitas, hingga keberanian tampil di hadapan para penonton.
Kehadiran Kapolsek Nusaniwe bersama unsur pemerintah dan TNI dalam kegiatan tersebut turut memperlihatkan dukungan lintas sektor terhadap kegiatan positif yang melibatkan generasi muda.
Bagi Iptu Rudy, menjaga keamanan bukan hanya dilakukan dalam situasi tertentu, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk melaksanakan kegiatan positif.
Melalui kegiatan tersebut, ia berharap semangat generasi muda Nusaniwe dalam berkarya terus tumbuh dan dapat menjadi bagian dari upaya bersama menjaga seni dan budaya Maluku.
“Mari sama-sama kita dukung anak-anak kita, berikan ruang bagi mereka untuk berkarya dan berprestasi. Ini bagian dari upaya kita menjaga Nusaniwe yang aman, nyaman, dan penuh dengan kegiatan positif,” pungkasnya. (JM–AL).
