Kawal Kebijakan Publik, Benhur Watubun Dorong Kampus Perkuat Peran Strategis di Maluku

JM AL
JM AL

JURNALMALUKU – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur Watubun, meminta perguruan tinggi turut mengawal setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah daerah agar benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ajakan ini disampaikan Benhur saat menjadi pemateri dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Rabu (26/8/2026), membawakan materi bertajuk “Perguruan Tinggi sebagai Kekuatan Strategis dalam Mengawal Kebijakan dan Demokrasi untuk Pembangunan Daerah di Maluku”.

Menurut Benhur, perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan sumber daya manusia terdidik, tetapi juga berperan sebagai pusat penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan, pengabdian kepada masyarakat, serta ruang tumbuhnya pemikiran kritis dan demokratis.

“Perguruan tinggi tidak boleh hanya sekadar berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan akademis, melainkan sebuah kekuatan strategis (strategic force) yang memegang peranan krusial dalam mengakselerasi pembangunan daerah,” kata Benhur.

Benhur mengatakan karakteristik Maluku sebagai wilayah kepulauan membutuhkan kebijakan pembangunan yang mampu menjawab kondisi geografis serta keragaman sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.

Menurutnya, pembangunan Maluku tidak cukup hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi — pemerintah daerah juga perlu memperhatikan pemerataan pembangunan, konektivitas antarpulau, penguatan sumber daya manusia, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta perlindungan terhadap masyarakat lokal.

Dalam konteks tersebut, Benhur menilai perguruan tinggi memiliki kapasitas memberikan kontribusi melalui kajian akademis dan penelitian yang menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat.

“Setiap kebijakan daerah harus dirumuskan secara rasional, transparan, partisipatif, dan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Maka perguruan tinggi harus mengawal kebijakan publik agar sesuai dengan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Ia turut menilai Maluku memiliki potensi besar pada sektor kelautan dan perikanan, pertanian, pariwisata, ekonomi kreatif, serta sumber daya manusia.

Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan inovasi, teknologi, tata kelola yang baik, serta sumber daya manusia yang kompeten agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi daerah.

Karena itu, perguruan tinggi di Maluku diharapkan tidak berhenti pada kegiatan akademik, tetapi ikut menjadi motor transformasi pembangunan daerah.

“Perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi motor transformasi melalui pengembangan riset dan inovasi untuk kemajuan Maluku,” ujar Benhur.

Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat dapat diperkuat, sehingga pembangunan Maluku dapat berjalan lebih inklusif, berkelanjutan, dan sesuai kebutuhan masyarakat. (JM–AL).

Sebarkan artikel ini
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silahkan gunakan tombol share untuk membagi berita.