GERMAS di Desa Patti, Masyarakat Diajak Cegah Penyakit Sejak Dini

Adm3
Adm3

JURNALMALUKU– Kesadaran menjaga kesehatan perlu dibangun melalui kebiasaan hidup sehari-hari. Pola makan bergizi, aktivitas fisik secara teratur, pemeriksaan kesehatan berkala, serta menghindari faktor risiko penyakit merupakan langkah sederhana yang dapat membantu masyarakat menjaga kualitas hidup sekaligus mencegah berbagai penyakit.
‎
‎Pesan tersebut menjadi fokus Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 yang berlangsung di Balai Desa Patti, Kamis (5/11/2026).

Mengusung tema kegiatan “Masyarakat Sehat dan Produktif”, kampanye ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat, sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit.

Ketua Panitia, Telly Etwiory, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut penting dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perilaku hidup sehat. Menurutnya, pemahaman mengenai pola hidup sehat perlu terus ditanamkan agar masyarakat mampu menjaga kesehatan secara mandiri dan mencegah risiko penyakit sejak dini.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Eros Akse, dalam sambutannya menegaskan bahwa edukasi kesehatan merupakan salah satu langkah penting dalam membangun masyarakat yang sehat. Sejalan dengan tema nasional HKN ke-62, “Sehat untuk Semua”, masyarakat perlu memperoleh pemahaman yang benar mengenai cara menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia menekankan bahwa upaya menjaga kesehatan sesungguhnya tidak harus membutuhkan biaya besar. Justru, biaya yang harus dikeluarkan ketika seseorang mengalami sakit dapat jauh lebih besar dibandingkan dengan upaya pencegahan yang dilakukan sejak dini.

“Biaya untuk hidup sehat itu murah, sedangkan biaya ketika sakit bisa jauh lebih mahal. Karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri menerapkan pola hidup sehat dan tidak menunggu sampai sakit baru menyadari pentingnya menjaga kesehatan,” ungkapnya.

‎Dalam kampanye tersebut, perhatian khusus diberikan pada pencegahan penyakit kardiovaskular, yakni penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah. Penyakit ini menjadi salah satu penyebab utama kematian sehingga upaya pencegahan, pengenalan faktor risiko, dan deteksi dini perlu terus ditingkatkan.

Untuk memperkuat pemahaman masyarakat, dokter dari Puskesmas Werwaru turut memberikan materi edukasi mengenai pengenalan penyakit kardiovaskular, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti kurangnya aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi, serta faktor risiko lainnya.

Selain penyampaian materi, panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Layanan ini menjadi bagian penting dari kampanye karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan adanya faktor risiko penyakit.

Antusiasme masyarakat Desa Patti terlihat dari partisipasi mereka dalam mengikuti edukasi kesehatan maupun memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis yang disediakan panitia.

Eros juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Patti, para kader Posyandu, serta seluruh pihak yang telah mendukung Dinas Kesehatan dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Melalui kampanye GERMAS ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang kesehatan, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten. Sebab, esensi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat bukan sekadar kampanye atau kegiatan sesaat, melainkan membangun kesadaran dan kebiasaan hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan masyarakat. (JM-EA).

Sebarkan artikel ini
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silahkan gunakan tombol share untuk membagi berita.