GERMAS di MBD, Dekatkan Pelayanan Kesehatan ke Desa

Adm3
Adm3

JURNALMALUKU– Upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada edukasi tentang pola hidup sehat, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan secara langsung agar semakin mudah dijangkau masyarakat di tingkat desa.

Setelah sebelumnya dilaksanakan di Desa Patti, kegiatan serupa kembali menjangkau masyarakat Desa Tounwawan, Sabtu (7/11/2026), bertempat di Balai Desa Tounwawan. Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan MBD turut menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Kepala Puskesmas Weet Dolfina E. Loyra, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan MBD dalam penyampaiannya kepada masyarakat menegaskan bahwa esensi GERMAS adalah membangun kesadaran dan kebiasaan hidup sehat. Menurutnya, pencegahan penyakit harus menjadi perhatian bersama sehingga masyarakat tidak hanya berorientasi pada pengobatan ketika sudah jatuh sakit, tetapi juga memahami pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Milka S.Rangkoratat mewakili Panitia Pelaksana kegiatan, menjelaskan bahwa pelayanan CKG disediakan agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan langsung oleh tenaga kesehatan. Ia berharap seluruh masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut, sebab pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan secara berkala dan tidak harus menunggu munculnya keluhan atau gejala penyakit.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Manfaat pendekatan pelayanan kesehatan langsung ke desa juga dirasakan masyarakat. Riko Yoktetimera (41), warga Desa Tounwawan yang turut mengikuti pemeriksaan kesehatan, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Dinas Kesehatan MBD yang menghadirkan layanan CKG secara langsung di desanya.

Menurut Riko, pencegahan penyakit tidak seharusnya hanya bergantung pada inisiatif masyarakat untuk mendatangi Puskesmas atau rumah sakit. Kehadiran petugas kesehatan yang turun langsung ke desa dan melaksanakan kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pelayanan kesehatan.

Ia mengungkapkan bahwa jarak antara Desa Tounwawan dan Puskesmas cukup jauh, meskipun di desanya telah tersedia Puskesmas Pembantu (Pustu). Karena itu, pelayanan kesehatan yang langsung menjangkau masyarakat desa dinilai memberikan kemudahan bagi warga untuk memperoleh pemeriksaan dan informasi kesehatan tanpa harus selalu menempuh perjalanan jauh ke Puskesmas.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa mendekatkan pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan fasilitas, tetapi juga bagaimana tenaga kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara langsung. Kehadiran petugas di desa menjadi salah satu bentuk pelayanan yang dapat membantu mengatasi kendala jarak sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan.

Melalui kegiatan GERMAS dan CKG yang telah dilaksanakan di Desa Patti dan Desa Tounwawan, Dinas Kesehatan MBD diharapkan terus memperluas edukasi dan pendekatan pelayanan kesehatan hingga ke desa-desa lainnya. Dengan demikian, masyarakat semakin mudah memperoleh informasi dan akses pelayanan kesehatan, sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. (JM-EA).

Sebarkan artikel ini
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silahkan gunakan tombol share untuk membagi berita.