JURNALMALUKU – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Universitas Pattimura, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd., mendorong peran aktif Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045. Hal tersebut disampaikannya dalam acara pelantikan pengurus UKM di lingkungan kampus yang berlangsung di Aula Rektorat Universitas Pattimura, Senin (09/03/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 19 Unit Kegiatan Mahasiswa resmi dilantik. UKM yang dilantik antara lain UKM Katolik, UKM Lembaga Dakwah Kampus Al-Ikhwan, UKM Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK), UKM Hindu Dharma, UKM Paduan Suara Mahasiswa Hotumese, UKM English Debating Club (EDC), UKM Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI), UKM Media, UKM Seni, UKM Pramuka, UKM Resimen Mahasiswa (Menwa), UKM Marching Band, UKM Pencak Silat, UKM Shorinji Kempo, UKM Karate, UKM Kickboxing, UKM Pattimura Diving Society, UKM Atletik, serta UKM Wushu.

Dalam sambutannya, Dr. Nur Aida menyampaikan apresiasi kepada para pembina UKM serta mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa UKM merupakan sarana strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Menurutnya, perkembangan UKM di Universitas Pattimura menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Jika pada periode sebelumnya hanya sekitar 11 UKM yang aktif, kini jumlah tersebut meningkat menjadi 19 unit yang siap menjalankan berbagai program kegiatan kemahasiswaan.
“UKM bukan hanya sekadar organisasi mahasiswa, tetapi juga wadah pembentukan karakter. Di dalamnya mahasiswa belajar membangun kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan bekerja sama,” ujar Nur Aida.

Ia menambahkan, mahasiswa yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kampus. Keterlibatan dalam UKM dinilai dapat membentuk sikap empati, tanggung jawab, serta kemampuan berkolaborasi yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja di masa depan.
Selain itu, ia juga mengajak para pengurus UKM yang baru dilantik untuk aktif mengajak mahasiswa lainnya bergabung dalam kegiatan-kegiatan positif di kampus. Menurutnya, semakin banyak mahasiswa yang terlibat dalam aktivitas konstruktif, maka semakin kuat pula iklim akademik dan kebersamaan di lingkungan universitas.
Dr. Nur Aida juga menekankan pentingnya peran UKM dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan kehidupan kampus. Ia menilai organisasi kemahasiswaan dapat menjadi penggerak terciptanya suasana kampus yang damai, aman, dan kondusif.

“Mahasiswa UKM harus menjadi pelopor kedamaian di kampus. Jadikan organisasi ini sebagai sarana membangun solidaritas dan persatuan,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, ia turut mengapresiasi berbagai prestasi mahasiswa Universitas Pattimura yang berhasil mengharumkan nama kampus melalui kegiatan UKM, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan peran organisasi kemahasiswaan dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, inovatif, serta siap menghadapi tantangan masa depan menuju Generasi Emas Indonesia 2045.
Pelantikan 19 UKM tersebut secara resmi dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Universitas Pattimura, Dr. Nur Aida Kubangun, dan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pengurus UKM yang baru dilantik. (JM–AL).

