JURNALMALUKU – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depidar SOKSI) Provinsi Maluku, Boy Sangadji, menanggapi isu yang berkembang terkait kader SOKSI yang disebut-sebut akan ikut bertarung dalam kontestasi Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ambon.
Pernyataan tersebut disampaikan Sangadji saat diwawancarai awak media di sela kegiatan buka puasa bersama yang digelar Depidar SOKSI Provinsi Maluku, sekaligus penyaluran sembako dan sedekah kepada santri serta pengurus di Pondok Pesantren Hidayatullah Liang Ambon, Sabtu (14/03/2026).
Sangadji menilai dinamika yang mulai terlihat menjelang pemilihan Ketua DPD II Golkar Kota Ambon merupakan bagian dari proses demokrasi internal partai yang berjalan secara wajar.
Menurutnya, munculnya sejumlah nama kader sebagai kandidat justru menunjukkan bahwa Partai Golkar memiliki banyak kader potensial yang siap berkontribusi dalam memajukan organisasi.

“Kontestasi menuju kursi Ketua DPD II Golkar Kota Ambon saat ini menunjukkan dinamika yang menarik. Ini adalah bagian dari proses demokrasi yang sehat di internal partai,” ujar Sangadji.
Ia menegaskan bahwa setiap kader Partai Golkar memiliki kesempatan yang sama untuk maju sebagai calon Ketua DPD II, selama memenuhi ketentuan serta mekanisme organisasi yang telah diatur oleh partai.
“Saya melihat proses ini berjalan secara alami. Tidak ada intervensi dari pihak mana pun. Semua kader memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri, selama memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh partai,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sangadji menambahkan bahwa dinamika politik yang berkembang menjelang pemilihan pimpinan partai merupakan hal yang positif bagi kehidupan organisasi.
Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa Partai Golkar di Maluku memiliki kader-kader yang aktif, potensial, dan siap mengambil peran dalam memperkuat konsolidasi serta membesarkan partai di tingkat daerah.
Ia pun berharap proses kontestasi yang akan berlangsung dapat berjalan secara demokratis, sehat, serta tetap menjaga soliditas seluruh kader Partai Golkar, khususnya di Kota Ambon.
“Yang terpenting adalah bagaimana seluruh kader tetap menjaga persatuan dan soliditas partai. Siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Ketua DPD II, itulah yang harus kita dukung bersama demi kemajuan Partai Golkar di Kota Ambon,” pungkasnya. (JM–AL).

