JURNALMALUKU – Anggota DPRD Kota Ambon, Desy Kosita Hallauw, S.H., M.H., dari Fraksi Partai Golkar melaksanakan kegiatan reses masa persidangan II Tahun 2025/2026 di dua lokasi berbeda, yakni Dusun Airlow, Kecamatan Nusaniwe, serta Waihaong, Selasa (17/03/2026).
Kegiatan reses di Dusun Airlow dihadiri sekitar 250 lebih warga yang tampak antusias mengikuti jalannya pertemuan serta menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.
Kepala Dusun Airlow dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota DPRD di tengah masyarakat. Ia berharap melalui momentum reses ini, berbagai kebutuhan warga, khususnya terkait fasilitas umum dan bantuan sosial, dapat diperhatikan dan ditindaklanjuti.

“Melalui kesempatan ini, kami berharap apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat didengar dan diperjuangkan,” ujarnya.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah persoalan, di antaranya dukungan anggaran untuk kegiatan jemaat, pengembangan sektor pariwisata, hingga kebutuhan renovasi fasilitas pendidikan.
Salah satu warga berharap proposal kegiatan jemaat yang telah diajukan bisa mendapat perhatian. Selain itu, warga juga menyoroti potensi wisata Airlow yang dinilai masih membutuhkan dukungan, baik dari sisi infrastruktur maupun permodalan.

Aspirasi lain yang mencuat adalah kondisi jalan di kawasan Nusaniwe, khususnya jalur Amahusus–Airlow–Latuhalat yang mengalami kerusakan, serta minimnya penerangan lampu jalan yang berdampak pada aktivitas masyarakat di malam hari.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Desy Kosita Hallauw menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat sesuai kewenangan yang dimiliki.

Ia mengungkapkan bahwa untuk proposal kegiatan jemaat, pihaknya akan mengupayakan bantuan sebesar Rp10 juta sebagai bentuk dukungan awal.
“Terkait proposal kepanitiaan, nanti akan kami bantu. Yang bisa kami lakukan pasti kami lakukan, dan yang perlu diperjuangkan akan kami suarakan,” katanya.
Selain itu, Desy juga mendorong keterlibatan Dinas Koperasi dan UMKM dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata melalui bantuan permodalan bagi pelaku usaha lokal.
Terkait kondisi jalan, ia menjelaskan bahwa status jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Meski demikian, ia berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pihak terkait, termasuk Pemerintah Provinsi Maluku.
Sementara untuk penerangan jalan, Desy mengakui masih banyak titik yang membutuhkan perhatian dan akan diupayakan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
Usai melaksanakan reses di Airlow, Desy melanjutkan agenda dengan kegiatan buka puasa bersama warga Waihaong. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.

Di akhir kegiatan, Desy menegaskan pentingnya komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat agar setiap persoalan dapat diperjuangkan secara maksimal.
“Kehadiran kami di tengah masyarakat adalah untuk mendengar dan memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan bapak ibu semua,” tutupnya.
Kegiatan reses dan buka puasa bersama tersebut berlangsung penuh antusiasme, dengan harapan seluruh aspirasi yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti demi kesejahteraan masyarakat. (JM–AL).

