JURNALMALUKU – Pemerintah Kota Ambon melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi membuka pendaftaran seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Ambon Tahun 2026. Informasi tersebut diumumkan melalui akun resmi Pemkot Ambon, Beta Ambon, pada Jumat (6/3/2026).
Dalam pengumuman tersebut disampaikan bahwa pendaftaran seleksi Paskibraka dibuka mulai 6 Maret hingga 29 Maret 2026. Para pelajar yang berminat dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi http://paskibraka.bpip.go.id.
Seleksi ini diperuntukkan bagi pelajar yang ingin menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera pada upacara peringatan 17 Agustus 2026 di Kota Ambon.

Adapun sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta, di antaranya Warga Negara Indonesia (WNI) dan merupakan pelajar kelas X dengan usia 16 hingga 18 tahun pada 17 Agustus 2026. Calon peserta juga harus memperoleh izin tertulis dari kepala sekolah serta persetujuan dari orang tua atau wali.
Selain itu, peserta diwajibkan memiliki nilai akademik yang baik, serta sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari fasilitas kesehatan setempat.
Dari sisi fisik, terdapat ketentuan tinggi badan bagi peserta, yakni putra dengan tinggi badan 170 cm hingga 180 cm, sedangkan putri 165 cm hingga 175 cm.
Pemerintah Kota Ambon juga menyediakan informasi lebih lanjut bagi masyarakat melalui laman http://linktr.ee/KesbangpolAmbon� atau dapat menghubungi nomor 081332946194. Informasi juga dapat diperoleh langsung di Kantor Badan Kesbangpol Kota Ambon, Lantai 3 Gedung D Balai Kota Ambon.
Dalam publikasi tersebut, Pemkot Ambon turut mengajak para pelajar untuk berani mengambil kesempatan mengikuti seleksi Paskibraka.
“Berhenti jadi penonton, waktunya jadi pusat perhatian di lapangan,” demikian pesan motivasi yang disampaikan dalam pengumuman tersebut.
Melalui seleksi ini, diharapkan lahir generasi muda Kota Ambon yang disiplin, berkarakter, dan memiliki jiwa nasionalisme tinggi untuk mengemban tugas sebagai pengibar bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. (JM–AL).

