JURNALMALUKU-Dr. Ruslan Tawari, M.Si dan Husein Marasabessy, M.Si resmi dikukuhkan sebagai ketua-sekretaris Pengurus MPW Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Provinsi Maluku Periode 2025-2030.
Pelantikan ini langsung dilakukan oleh Ketua Umum MPP ICMI, Prof. Dr. Arif. Satria, M.Si dengan tema “Maluku Outlook 2025, Menata Jalan Menuju Maluku Yang Maju, Adil, dan Sejahtera Menyongsong Indonesia Emas 2045” berlangsung di Santika-Hotel Ambon, Senin (27/1/2025).
Usai pelantikan, Ketua MPW ICMI Maluku, Ruslan Tawari menyampaikan, dari silaturahmi kerja wilayah (Silakwil) ICMI Maluku ada beberapa rekomendasi penting yang telah disiapkan, baik bersifat internal maupun eksternal.

“Kami menyiapkan diri dan membenahi secara internal berupa konsolidasi organisasi, modernisasi, dan mensukseskan program kerja. itu tiga hal yang harus di perhatikan,”ungkapnya.
Dirinya mengatakan, konsolidasi organisasi ini terkait dengan berbagai aturan, bahkan Organisasi Daerah (Orda) di setiap Kabupaten itu masih banyak yang belum jalan secara baik. “Sehingga kami upayakan untuk Orda di Maluku ini dapat terkonsolidasi pada Tahun 2025 ini,” tegasnya.
Dirinya menambahkan, sudah ada beberapa Orda yang terbentuk hanya saja belum dilantik, misalnya MBD, Kota Ambon, SBB dan SBT, ada 5 yang belum dilantik, sehingga harus diperhatikan untuk di konsolidasikan.
“Sementara modernisasi, seluruh pengurus ICMI akan dilengkapi dengan pemahaman-pemahaman intelektual, penggunaan-penggunaan metodologi yang lebih modern dalam mengambil sikap dan kebijakan, arah tidak lagi harus ke manual. Apakah itu dalam proses digitalisasinya ataupun dalam upaya untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia,”paparnya.
Sedangkan terkait dengan mensukseskan program kerja, kata Ruslan, ada program-program yang telah di canangkan dan betul-betul diperhatikan, untuk dijalankan secara baik dan akan dilakukan evaluasi dan monitoring terhadap semua program yang telah dikerjakan.
“Ini hal-hal penting secara internal yang akan kami benahi untuk mensukseskan program kerja dalam 5 tahun ke depan,” ujarnya.
Tambahnya, kami akan mengeluarkan rekomendasi secara eksternal yang paling penting adalah kemampuan mengkonsolidasi diri dan bermitra dengan Pemerintah maupun dengan masyarakat. Mitra dengan Pemerintah dalam pengertian memberikan, menyalurkan dan kemudian mengedukasi ke masyarakat.
“Kita bersama-sama dengan Pemerintah melakukan edukasi berbagai persoalan problematika terkait dengan masalah-masalah kekinian khususnya yang ada di Maluku. Katakanlah masalah pengelolaan perikanan, kemudian bagaimana tata kelola rempah. Terkait dengan bagaimana potensi misalnya kelapa hasil karya perkebunan. Kita juga akan mengawal ketat terkait dengan blok gas abadi untuk memberikan solusi-solusi terkait dengan Pemerintah, muaranya tetap kepada kesejahteraan masyarakat, kita benar-benar akan disibukan,”tutur Ruslan.
Dirinya menandaskan, ICMI memiliki sejumlah kader terbaik, intelektual yang memiliki kemampuan untuk mengawal berbagai program-program baik secara internal dilaksanakan maupun bermitra dengan Pemerintah dan masyarakat, itu hal inti yang bisa kami sampaikan dari rekomendasi.
Untuk diketahui pelantikan ini, turut disaksikan oleh Pj. Gubernur Maluku, Sadali Ie, Gubernur Maluku terpilih periode 2025-2030, Hendrik Lewerissa, Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) Prof.Dr Fredy. Leiwakabessy, M.Pd, forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Maluku dan sejumlah tetamu undangan lainnya.(JM.ES).