JURNALMALUKU – Wakil Direktur Teknik Askab MBD, Andre Hemas, menyampaikan bahwa Turnamen Sepakbola Daisuli Cup yang diselenggarakan oleh Pengurus KOK Kisar Selatan memiliki tujuan strategis dalam pengembangan sepakbola daerah.
Dalam keterangannya kepada media, Rabu (01/04/2026), Andre Hemas mengungkapkan bahwa turnamen tersebut menjadi ajang pencarian bibit pemain berbakat yang nantinya dipersiapkan untuk memperkuat tim sepakbola Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) pada ajang Popmal 2026.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi biasa, tetapi menjadi wadah seleksi pemain potensial yang akan memperkuat tim MBD ke depan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan dan penilaian tim teknik dari PSSI Askab MBD, terdapat enam pemain yang dinilai memenuhi kriteria sesuai aspek penilaian teknis yang telah ditetapkan.
Adapun enam pemain yang terpilih adalah:
- Tofan Tilukay (Persewor FC)
- Frangki Elias (Bintang Utara FC)
- Haikal Lekirupy (Bintang Utara FC)
- Ariel Saputra (GSC FC)
- Juan Katipana (KRM FC)
- Evan Laiduin (Manra FC)

Andre Hemas menjelaskan bahwa pemilihan pemain dilakukan secara objektif berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari kemampuan teknik, fisik, hingga kerja sama tim di lapangan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemain yang belum terpilih tidak perlu berkecil hati. Ia berharap seluruh peserta tetap semangat dan terus meningkatkan kemampuan.
“Kami berharap pemain yang belum terpilih dapat terus berlatih lebih giat agar ke depan mampu bersaing dan mendapatkan kesempatan yang sama,” tambahnya.
Turnamen Daisuli Cup sendiri diharapkan dapat menjadi agenda rutin sebagai sarana pembinaan dan pengembangan talenta sepakbola di Kabupaten Maluku Barat Daya, sekaligus memperkuat fondasi tim daerah dalam menghadapi berbagai kompetisi di tingkat regional maupun nasional. (JM–AL).


