JURNALMALUKU – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, memberikan apresiasi tinggi terhadap pidato yang disampaikan Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., dalam prosesi Wisuda Sarjana, Profesi, dan Magister Periode Januari 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Benhur saat diwawancarai awak media di lingkungan Universitas Pattimura, Rabu (28/01/2026), usai menghadiri secara langsung prosesi wisuda yang meluluskan 1.340 wisudawan dan wisudawati.
Menurut Benhur, pidato Rektor Unpatti tidak sekadar bersifat seremonial atau laporan rutin tahunan, melainkan sebuah refleksi akademik yang mendalam, jujur, dan menjunjung tinggi prinsip transparansi dalam tata kelola perguruan tinggi.
“Pidato yang disampaikan sangat berkualitas. Isinya sangat akademis dan menunjukkan keterbukaan atau transparansi yang luar biasa mengenai kondisi objektif Unpatti saat ini. Ini adalah preseden baik bagi dunia pendidikan kita, khususnya di Maluku,” ujar Benhur.
Ia menilai, paparan Rektor yang disertai data konkret mengenai jumlah mahasiswa, lulusan, pengembangan program studi, peningkatan akreditasi, hingga penguatan sumber daya manusia, mencerminkan kepemimpinan intelektual yang kuat dan bertanggung jawab.
Benhur menegaskan bahwa transparansi yang ditunjukkan oleh pimpinan Universitas Pattimura merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan tinggi. Dengan menyampaikan capaian sekaligus tantangan secara terbuka, Unpatti dinilai telah menjalankan fungsi akuntabilitas publik secara sehat dan profesional.
“Kejujuran dalam memaparkan kekurangan dan keberanian menunjukkan prestasi adalah modal penting bagi sebuah institusi untuk bertumbuh. Ini menunjukkan bahwa Unpatti siap bertransformasi menjadi universitas yang unggul,” tegasnya.
Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan itu juga menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan lembaga legislatif dalam mendorong pembangunan daerah. Ia menilai gagasan dan arah kebijakan yang disampaikan Rektor Unpatti sejalan dengan kebutuhan Maluku dalam membangun sumber daya manusia yang berdaya saing.
“Kami di DPRD melihat adanya visi besar yang relevan dengan pembangunan Maluku ke depan. Pemikiran akademik yang berbasis riset seperti ini sangat penting dan bisa menjadi referensi dalam perumusan kebijakan publik,” lanjut Benhur.
Apresiasi dari Ketua DPRD Provinsi Maluku tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika Universitas Pattimura untuk terus menjaga integritas, meningkatkan mutu pendidikan, serta memperkuat tata kelola institusi yang bersih, transparan, dan berorientasi global.
Wisuda Periode Januari 2026 sendiri menjadi momentum bersejarah bagi Universitas Pattimura, karena untuk pertama kalinya sejak berdiri, wisuda dilaksanakan pada bulan Januari, sekaligus menandai komitmen Unpatti dalam memperbaiki sistem akademik dan mempercepat transformasi menuju World Class University. (JM–AL)

