JURNALMALUKU – Setelah sekian lama mengalami kevakuman, Persekutuan Mahasiswa (PM) Mola Ambon akhirnya menyatakan kesiapan untuk bangkit kembali dan melanjutkan kiprah perjuangannya di Kota Ambon. Kebangkitan ini lahir dari niat tulus dan keterpanggilan hati para mahasiswa serta dukungan penuh para senior demi kepentingan Pulau Moa dan Lakor.
Kesepakatan tersebut terbangun melalui komunikasi dan pertemuan antara adik-adik mahasiswa bersama kaka-kaka senior yang menilai bahwa PM Mola Ambon memiliki peran strategis sebagai wadah perjuangan, persatuan, dan pengabdian mahasiswa Moa–Lakor di tanah perantauan.

Sebagai langkah awal, PM Mola Ambon dalam waktu dekat akan mendeklarasikan kebangkitan organisasi secara resmi, sekaligus membentuk tim khusus yang bertugas menampung dan mempersiapkan seluruh kebutuhan menuju Musyawarah Besar (Mubes) PM Mola. Mubes ini nantinya akan menjadi forum tertinggi untuk melahirkan kembali kepemimpinan organisasi, yakni Ketua dan Sekretaris PM Mola Ambon yang definitif.
Deklarasi ini menjadi momentum penting untuk melanjutkan misi perjuangan organisasi sebagaimana diamanatkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PM Mola Ambon, dengan orientasi pada penguatan solidaritas, peningkatan kualitas sumber daya mahasiswa, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah asal.
Dalam semangat kebersamaan, PM Mola Ambon juga mengajak seluruh mahasiswa Moa dan Lakor serta para senior yang saat ini berdomisili di Kota Ambon untuk hadir dan mengambil bagian dalam deklarasi terbuka yang telah disepakati bersama.

Kebangkitan PM Mola Ambon diharapkan menjadi titik awal konsolidasi gerakan mahasiswa Moa–Lakor yang lebih solid, progresif, dan berdaya guna, sekaligus menegaskan kembali eksistensi organisasi sebagai rumah bersama bagi generasi muda Moa dan Lakor di Kota Ambon.
Dengan semangat persatuan dan perjuangan kolektif, PM Mola Ambon kembali eksis dan siap berkiprah, menjawab tantangan zaman serta mengabdi bagi masyarakat dan daerah yang dicintai. (JM–AL).

