JurnalMaluku – Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) resmi memiliki 1457 Orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hasil test gelombang pertama, yang telah diumumkan kelulusannya pada Senin (06/01/25). Kepala Badan Kepegawaian & Sumber Daya Manusia (BKPSDM) MBD Eduard J.S Davidz dalam keterangannya kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor BKPSDM MBD Selasa (07/01/25) Pukul 15:00 WIT, menyebutkan bahwa BKPSDM MBD telah mengumumkan hasil test PPPK gelombang pertama.

“Hasil test PPPK gelombang pertama ini mendapatkan kelulusan untuk Guru berjumlah 178 orang, Tenaga Kesehatan 53 orang, dan Tenaga Teknis 1226 orang dengan jumlah kelulusan 1457 orang dari yang mengikuti test berjumlah 1917 orang” terang Body (Sapaan Akrab Kepala BKPSDM MBD)
Menurut Body nantinya pada kurun waktu bulan Februari sampai pada bulan April akan dilaksanakan test PPPK untuk gelombang kedua
“Kami menghimbau kepada seluruh peserta seleksi yang telah dinyatakan lulus untuk segera menyiapkan berkas-berkas yang diperlukan dalam rangka memenuhi pemberkasan administrasi tahap akhir sebelum diterbitkannya Surat Keputusan, karena batas waktu pemberkasan jatuh pada tanggal 31 Januari Nanti” himbau Body
Body juga menambahkan bagi peserta yang tidak lolos seleksi agar bersabar dan menunggu keputusan Pemerintah Pusat terkait dengan kebijakan yang akan diambil, mengingat dalam tahun 2025 ini Pemerintah Pusat akan menyelesaikan dan mengangkat seluruh Tenaga Kontrak Daerah dan Honorer Kategori 2 menjadi PPPK. Sedangkan untuk peserta yang lulus dan kedapatan memalsukan berkas administrasi agar segera dibuatkan pengaduan beserta buktinya dan diserahkan ke Pihak BKPSDM MBD
“Kami mengerti sungguh bahwa tidak semua pihak dapat menerima hasil test PPPK pada gelombang pertama ini, sehingga dalam rangka mengatasi isu-isu hoax yang sedang beredar diluar, terkait dengan manipulasi surat keterangan pengalaman kerja, surat aktif bekerja serta ketentuan lainnya yang bertentangan dengan syarat test PPPK, agar segara membuat pengaduan dalam bentuk laporan disertai bukti kepada Kami di BKPSDM untuk segera di investigasi” tutup Body (JM-EA)