JURNALMALUKU – Pegadaian Area Ambon sukses menggelar Festival Tring Pegadaian 2026 yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Januari 2026, di Pattimura Park, Kota Ambon. Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi antara Pegadaian dan masyarakat, sekaligus sarana edukasi keuangan berbasis digital.
Festival tersebut dimeriahkan dengan berbagai rangkaian acara menarik, di antaranya bazaar emas, booth UMKM, Tring Dance Competition, Tring Got Talent, talk show, zumba, live entertainment, guest star, DJ performance, wahana permainan, kuis dan games, serta beragam hiburan lainnya yang menyedot antusiasme pengunjung.
Kepala Departemen Non Gadai Pegadaian, Ibu Yasni, dalam sambutannya sekaligus secara resmi menutup kegiatan festival, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa Festival Tring merupakan wujud nyata kedekatan Pegadaian dengan masyarakat Kota Ambon.
“Semangat kebersamaan, sportivitas, dan antusiasme yang kita rasakan hari ini menjadi bukti bahwa Pegadaian tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” ujar Yasni di hadapan para tamu undangan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana, mitra UMKM, serta seluruh sahabat Pegadaian yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya Festival Tring Pegadaian 2026. Tak lupa, Yasni menyampaikan permohonan maaf apabila selama kegiatan berlangsung masih terdapat kekurangan, baik dari sisi pelayanan maupun teknis pelaksanaan acara.
“Semoga hal baik yang kita lakukan hari ini membawa manfaat, memperkuat hubungan, dan menjadi kenangan indah bagi kita semua,” tutupnya sebelum secara resmi menutup acara dengan ucapan Alhamdulillahirabbilalamin.
Sementara itu, Kepala Departemen Gadai Area Ambon, Dwi Arfianto Ishak, saat diwawancarai media di lokasi kegiatan pada Sabtu (31/01/2026), menjelaskan bahwa Festival Tring bertujuan memperkenalkan inovasi layanan digital Pegadaian kepada masyarakat.
“Tujuan utama festival ini adalah untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa Pegadaian kini memiliki aplikasi terbaru yang memudahkan masyarakat dalam berinvestasi, menggadai, maupun melakukan pembayaran kredit secara digital,” jelasnya.

Menurut Dwi, aplikasi Pegadaian Tring merupakan pengembangan dari layanan digital sebelumnya, yang dirancang agar nasabah dapat bertransaksi tanpa dibatasi ruang dan waktu. Ia juga mengimbau masyarakat Kota Ambon agar lebih bijak dalam memilih instrumen investasi di tengah maraknya investasi ilegal.
“Pegadaian sudah berpengalaman lebih dari 100 tahun. Kami berharap masyarakat bisa memilih investasi yang aman dan terpercaya melalui Pegadaian,” tegasnya.
Ia menambahkan, aplikasi Tring sangat mudah diakses dan dapat diunduh melalui Play Store, sehingga seluruh nasabah dapat langsung memanfaatkan berbagai layanan investasi dan transaksi keuangan secara praktis.
Dengan terselenggaranya Festival Tring Pegadaian 2026, Pegadaian Area Ambon berharap dapat meningkatkan literasi keuangan, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta mendorong pemanfaatan layanan keuangan digital yang aman dan terpercaya. (JM–AL).

