JURNALMALUKU – Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menunjukkan progres yang signifikan. Di bawah kepemimpinan Benyamin Th. Noach dan Agustinus L. Kilikily, berbagai program strategis bidang infrastruktur direalisasikan sepanjang Tahun Anggaran 2025.
Berbagai capaian tersebut mencakup pembangunan dan peningkatan jalan, penyediaan air bersih, penguatan sarana pendidikan dan kesehatan, hingga pembangunan talud serta jembatan penghubung antarwilayah.
Pada bidang infrastruktur jalan, pemerintah daerah merealisasikan pembangunan dan peningkatan jalan di sejumlah kecamatan, antara lain:

Jalan Sirtu sepanjang 1,7 kilometer pada ruas Mahaleta–Elo, Kecamatan Kepulauan Luang Sermata.
Jalan Lapen sepanjang 6,75 kilometer di wilayah Kroing, Watuwei–Wiratan, Abusur, Oirata Timur hingga Silwai.
Jalan Hotmix sepanjang 9,79 kilometer pada ruas Wonreli–Purpura, Lurang–Uhak, serta kawasan Kota Tiakur dan sekitarnya.
Peningkatan kualitas jalan ini bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Dalam upaya meningkatkan pelayanan dasar, pemerintah daerah memperluas Sistem Penyediaan Air Minum (SR) sebanyak 804 unit yang tersebar di wilayah Moa, Babar Timur, dan Kisar Selatan.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses air bersih yang lebih merata.
Di sektor pendidikan, realisasi pembangunan meliputi:
Pembangunan 7 unit ruang kelas baru di Ilmarang, LTK, dan Jerusu.
Rehabilitasi 18 unit ruang kelas yang tersebar di Letti, Wetar Selatan, Babar Barat, Babar Timur, Moa, dan Wetang.
Peningkatan sarana pendidikan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kualitas sumber daya manusia di MBD.
Untuk mendukung ketahanan wilayah pesisir dan daratan, pemerintah membangun:
Talud penahan ombak sepanjang 1.370 meter di Leti, Moa, Roma, Babar Barat, dan Kisar Selatan.
Talud penahan tanah sepanjang 91,5 meter di Tiakur dan Kisar Selatan.
Pembangunan talud ini bertujuan mengurangi risiko abrasi dan longsor yang kerap mengancam permukiman warga.
Dalam mendukung konektivitas antarwilayah, telah dibangun 2 unit jembatan penghubung di Desa Werwaru, Kecamatan Moa.
Sementara di bidang kesehatan, pemerintah merealisasikan:
Rehabilitasi 2 unit Puskesmas di Desa Lewah, Babar Barat.
Pembangunan baru 4 unit Puskesmas/Pustu di Roma, Luang Sermata, Wetar Barat, dan Babar Timur.
Data realisasi pembangunan ini bersumber dari Bappedalitbang Kabupaten Maluku Barat Daya Tahun 2025. (JM–AL).

