JURNALMALUKU – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Daerah Maluku memberikan apresiasi terhadap kinerja Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku yang dinilai berhasil mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Maluku. Apresiasi tersebut disampaikan terkait rampungnya proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun 2025 yang menghubungkan Simpang Lintas Seram menuju Negeri Mulumet di Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah.
Pembangunan infrastruktur jalan yang berada di wilayah kerja Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Maluku di bawah kepemimpinan Ir. Toce Leuwol, ST., MT., menunjukkan progres yang signifikan dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan aksesibilitas masyarakat di kawasan tersebut.
Proyek strategis yang berada di bawah koordinasi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku yang dipimpin Kepala BPJN Maluku, Dr. Ir. Yana Astuti, ST., MT., ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Program tersebut bertujuan membuka keterisolasian wilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil bumi di Pulau Seram.
Secara administratif, pelaksanaan pekerjaan dimulai sejak penandatanganan kontrak dan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) pada 26 November 2025. Dengan menggunakan sistem kontrak harga satuan, proyek ini berhasil diselesaikan dalam masa pelaksanaan yang relatif singkat, yakni selama 36 hari kalender.
Dari sisi teknis, pekerjaan mencakup penanganan jalan sepanjang 4.330 meter yang seluruhnya dilapisi aspal jenis Hot Rolled Sheet–Wearing Course (HRS-WC). Selain pengaspalan, penguatan struktur jalan juga dilakukan melalui pekerjaan agregat kelas A sepanjang 3.005 meter guna memastikan kualitas serta ketahanan konstruksi jalan dalam jangka panjang.

Dalam peninjauan lapangan, Kepala BPJN Maluku Dr. Ir. Yana Astuti, ST., MT., hadir langsung didampingi Kasatker PJN Wilayah II Maluku Ir. Toce Leuwol, ST., MT., serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 Adrian Maun, ST., MT. Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menunjukkan komitmen BPJN Maluku dalam memastikan kualitas pembangunan infrastruktur di wilayah Maluku Tengah.
Pengawasan terhadap pelaksanaan proyek juga melibatkan Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Kejaksaan Tinggi Maluku yang terdiri dari Ruslan Marasabessy, S.H., M.H. selaku Kepala Seksi Pengamanan Pembangunan Strategis, Hasan M. Tahir, S.H., M.H. selaku Kepala Seksi V, serta staf Kurnia Nanda Irawan.
Sinergi lintas lembaga tersebut bertujuan memastikan transparansi, akuntabilitas, serta mencegah potensi penyimpangan baik secara teknis maupun administratif dalam pelaksanaan proyek strategis nasional.
Berdasarkan hasil pengawasan intensif di lapangan, Tim PPS Kejaksaan Tinggi Maluku memberikan apresiasi terhadap kualitas fisik jalan Sp Lintas Seram–Mulumet.
Tim menyimpulkan bahwa seluruh tahapan pengerjaan telah memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan serta prosedur administrasi sebagaimana tertuang dalam kontrak kerja.
Koordinator Daerah BEM Nusantara Maluku, Adam R. Rahantan, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran penting bagi masyarakat di wilayah kepulauan seperti Maluku.
“BEM Nusantara Maluku mengapresiasi kerja BPJN Maluku dan Satker II PJN Maluku beserta jajaran yang terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan. Akses jalan yang baik akan membuka keterisolasian desa, meningkatkan konektivitas wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Rahantan, pembangunan jalan Sp Lintas Seram menuju Negeri Mulumet merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan infrastruktur dasar bagi masyarakat di Pulau Seram.
BEM Nusantara Maluku juga berharap pembangunan infrastruktur jalan di berbagai wilayah Maluku dapat terus dilanjutkan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kualitas, transparansi, serta akuntabilitas penggunaan anggaran negara. (JM–AL).

