JURNALMALUKU – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) secara resmi menyerahkan rekomendasi hasil dialog terkait persoalan MIP kepada Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.
Penyerahan dokumen rekomendasi tersebut berlangsung dalam pertemuan di ruang kerja Gubernur Maluku di Kantor Gubernur Maluku, Kamis kemarin.
Rekomendasi tersebut diserahkan langsung oleh delegasi DPD KNPI SBB yang dipimpin Ketua DPD KNPI SBB, Muhammat Fahrul Kaisuku. Ia didampingi Sekretaris DPD KNPI SBB Penuel M. Supulatu serta Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD KNPI SBB Farham Suneth.

Ketua DPD KNPI SBB Muhammat Fahrul Kaisuku menyampaikan bahwa penyerahan rekomendasi ini merupakan wujud komitmen kritis sekaligus tanggung jawab moral pemuda dalam mengawal dinamika pembangunan di Maluku, khususnya yang berkaitan dengan persoalan MIP.
“Sejumlah poin penting dan strategis telah kami rumuskan melalui dialog bersama berbagai pihak, kemudian dituangkan dalam dokumen rekomendasi sebagai bentuk kontribusi pemikiran pemuda bagi kemajuan daerah,” ujarnya.

Langkah tersebut juga merupakan bagian dari konsolidasi gerakan pemuda KNPI di daerah yang berjalan di bawah kepemimpinan Ketua DPD KNPI Maluku, Arman Kalean Lessy, dalam memperkuat peran pemuda sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
Melalui rekomendasi tersebut, KNPI SBB berharap Pemerintah Provinsi Maluku dapat menjadikannya sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
KNPI SBB juga menegaskan pentingnya pembangunan di Maluku yang mengedepankan prinsip keadilan, keberlanjutan, serta pemerataan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan adanya komunikasi dan sinergi antara pemuda dan pemerintah daerah, KNPI SBB berharap semangat kolaborasi dapat terus terbangun demi mewujudkan Maluku yang lebih maju, adil, dan sejahtera. (JM–AL).

