JURNALMALUKU – Kapolsek Kisar, Iptu Rudy Ahab, SH., memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak menyusul insiden empat anak yang nekat berlayar menggunakan sampan dari Pulau Kisar menuju Pulau Wetar.
Saat dimintai keterangan oleh wartawan pada Rabu (25/03/2026), Kapolsek membenarkan bahwa peristiwa tersebut memang terjadi. Namun, ia menegaskan bahwa tidak ada laporan resmi yang masuk ke Polsek Kisar terkait kejadian tersebut pada saat peristiwa berlangsung.
“Memang benar, tidak ada laporan yang kami terima dari pihak keluarga saat kejadian itu terjadi,” ujar Iptu Rudy Ahab.
Kapolsek menjelaskan, keempat anak tersebut berangkat menggunakan sampan dari Pantai Muidau di Pulau Kisar dan berlayar melintasi lautan menuju Pulau Wetar. Beruntung, mereka berhasil diselamatkan dan saat ini berada dalam kondisi aman di Desa Masapun, Pulau Wetar.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, keempat anak tersebut dapat diselamatkan dan saat ini berada di Desa Masapun sambil menunggu transportasi untuk kembali ke Pulau Kisar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolsek mengingatkan bahwa wilayah Kisar merupakan daerah perbatasan (3T) yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste serta memiliki wilayah laut yang luas, sehingga potensi bahaya sangat tinggi, terutama bagi anak-anak.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran penting.
“Kami menghimbau kepada seluruh orang tua agar selalu menjaga, mengontrol, dan mengawasi anak-anaknya. Peristiwa ini sangat berbahaya dan tidak boleh terulang kembali,” tegasnya.
Kapolsek juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlambatan informasi yang disampaikan kepada media. Hal ini disebabkan tidak adanya laporan awal dari pihak keluarga kepada pihak kepolisian.
Meski demikian, pihak Polsek Kisar telah melakukan koordinasi dengan Polsek Wetar untuk memastikan keberadaan keempat anak tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Polsek Wetar, dan benar bahwa keempat anak tersebut saat ini berada di Desa Masapun setelah dibawa oleh warga setempat,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, Kapolsek kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan anak-anak demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (JM–AL).


