JURNALMALUKU – Kantor SAR Ambon menggelar Apel Penutupan Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah, S.H., M.Si. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel dan berlangsung di lapangan serbaguna pada Senin (30/03/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Muhamad Arafah membacakan sambutan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Republik Indonesia. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan masa operasional angkutan Lebaran 2026 oleh Kementerian Perhubungan, jumlah pergerakan masyarakat mencapai 147,55 juta orang. Angka ini meningkat sebesar 2,53 persen dibandingkan hasil survei tahun sebelumnya yang mencapai 143,92 juta orang.

Peningkatan mobilitas tersebut, lanjutnya, turut berdampak pada meningkatnya potensi risiko kecelakaan dan kondisi yang membahayakan manusia. Oleh karena itu, Basarnas telah menempatkan personel serta sarana dan prasarana di berbagai titik rawan, serta mendirikan posko siaga SAR di lokasi-lokasi strategis guna memastikan respons cepat terhadap setiap kejadian darurat.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan apresiasi kepada seluruh personel Basarnas dan potensi SAR yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme selama pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran 2026. Berkat kerja keras tersebut, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali.
Selain itu, berdasarkan laporan Direktur Kesiapsiagaan yang disampaikan melalui rapat daring, tercatat adanya penurunan jumlah operasi SAR sebesar 18,8 persen. Pada Lebaran 2025 terdapat 191 kejadian, sementara pada Lebaran 2026 menurun menjadi 155 kejadian.

Muhamad Arafah menambahkan bahwa pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran di wilayah Provinsi Maluku yang berlangsung selama 18 hari berjalan dengan baik dan kondusif. Selama periode tersebut, tercatat dua kejadian musibah yang berhasil ditangani dengan optimal.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Siaga SAR Khusus Lebaran tahun ini berjalan aman dan terkendali. Ini juga menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya dan keselamatan semakin meningkat,” ujarnya.
Ia pun kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas kinerja yang telah ditunjukkan selama pelaksanaan tugas kemanusiaan tersebut.
Dengan berakhirnya apel ini, secara resmi kegiatan Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2026 di wilayah Maluku dinyatakan selesai. (JM–AL).


