JURNALMALUKU – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Maluku Tahun 2026 resmi digelar di Ambon, Selasa (14/4). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dan dihadiri oleh para kepala daerah se-Maluku, termasuk Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Th. Noach.

Forum tahunan ini turut melibatkan unsur Forkopimda, DPRD, pimpinan OPD, akademisi, pelaku usaha, hingga tokoh masyarakat. Musrenbang menjadi wadah penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah sekaligus menyelaraskannya dengan agenda pembangunan nasional.
Dalam sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa menekankan bahwa penyusunan RKPD 2026 harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Ia mengingatkan bahwa Musrenbang bukan sekadar formalitas, melainkan forum strategis untuk menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.

Menurutnya, prioritas pembangunan Maluku ke depan difokuskan pada percepatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan. Sektor-sektor utama yang menjadi perhatian meliputi infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan perikanan.
Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar program pembangunan berjalan selaras dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Bupati Benyamin Th. Noach memanfaatkan forum tersebut untuk memperjuangkan kepentingan daerahnya. Ia menyampaikan bahwa wilayah kepulauan seperti Maluku Barat Daya memiliki tantangan geografis yang membutuhkan perhatian khusus.
Ia berharap usulan prioritas dari MBD, terutama terkait pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan konektivitas antarwilayah, serta penguatan sektor perikanan dan ekonomi masyarakat pesisir, dapat diakomodasi dalam RKPD Provinsi Maluku 2026.
Lebih lanjut, Noach juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap daerah-daerah terluar guna mengurangi kesenjangan pembangunan. Ia optimistis bahwa dengan sinergi yang kuat antar pemerintah daerah, wilayah perbatasan dan kepulauan seperti MBD dapat berkembang lebih maju dan merata. (JM-EA).

