JURNALMALUKU – Seorang mahasiswa berinisial S.B.S. (18) ditemukan dalam kondisi lemas di perairan sekitar kawasan Jembatan Merah Putih (JMP), Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Sabtu malam (2/5/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga setelah terdengar teriakan dan keributan dari arah jembatan. Sejumlah warga kemudian berinisiatif menuju lokasi menggunakan perahu untuk memastikan situasi yang terjadi.
Salah satu saksi, Moses Bremer, mengatakan dirinya bersama beberapa rekannya langsung bergerak ke bawah jembatan sesaat setelah mendengar suara teriakan dari atas JMP.

“Katong dengar ada teriakan dari atas jembatan, jadi langsung turun ke bawah untuk cek,” ujar Moses.
Saat ditemukan, korban masih dalam keadaan sadar namun terlihat sangat lemas. Warga kemudian segera mengevakuasi korban ke daratan untuk mendapatkan pertolongan.
“Waktu ditemukan, korban masih bernapas dan langsung katong bawa ke darat,” tambahnya.
Korban selanjutnya dilarikan ke RSUP Dr. J. Leimena guna memperoleh penanganan medis lebih lanjut.
Kapolsek Teluk Ambon, IPTU Restu H. Purba, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian langsung merespons laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi kejadian.
“Anggota langsung ke lokasi setelah menerima informasi dan memastikan korban sudah ditangani secara medis,” jelasnya.
Berdasarkan informasi sementara, korban diduga mengalami tekanan emosional akibat persoalan pribadi hingga diduga melompat dari JMP. Saat ini korban masih menjalani perawatan medis dan dilaporkan dalam kondisi sadar.
Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (JM–AL).

