JURNALMALUKU – Pejabat Desa Persiapan Yawuru, Nehemia Samloy, mengajak seluruh masyarakat Yawuru, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, untuk terus mendukung perjuangan pembentukan Desa Persiapan Yawuru menjadi desa definitif melalui doa dan kerja bersama.
Ajakan tersebut disampaikan Nehemia saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelantikan Ikatan Keluarga Besar Yawuru yang berdomisili di Kota Ambon dan sekitarnya, Sabtu (16/5/2026), di Ambon.

Dalam sambutannya, Nehemia menjelaskan bahwa perjuangan pembentukan Desa Persiapan Yawuru telah dimulai sejak tahun 2023 dan kini telah memasuki tahapan penting di tingkat provinsi.
Menurutnya, seluruh persyaratan administrasi telah diproses secara bertahap hingga ke Pemerintah Provinsi. Bahkan, pemerintah provinsi disebut telah mengeluarkan rekomendasi sebagai bagian dari tahapan menuju penetapan desa definitif.
“Informasi terakhir yang kami terima, dalam waktu dekat akan ada kunjungan langsung dari tim Pemerintah Provinsi bersama Kemendagri, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten untuk melihat secara langsung perkembangan Desa Persiapan Yawuru,” ujar Nehemia.
Ia mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari proses verifikasi lapangan terhadap laporan perkembangan desa yang selama ini telah disampaikan secara berkala kepada pemerintah.
Nehemia berharap seluruh masyarakat Yawuru dapat terus memberikan dukungan agar Desa Persiapan Yawuru segera memperoleh nomor registrasi desa dari pemerintah pusat.
“Kita terus berdoa dan bekerja supaya apa yang telah diperjuangkan bersama dapat dinilai baik oleh pemerintah pusat, sehingga Desa Persiapan Yawuru segera mendapatkan nomor registrasi dan menjadi desa definitif,” katanya.
Selain menyampaikan perkembangan desa, Nehemia juga menegaskan pentingnya menjaga semangat persatuan dalam organisasi keluarga besar Yawuru di Kota Ambon.
Ia menyebut, tujuan utama dibentuknya kembali persekutuan keluarga besar Yawuru di Ambon adalah untuk mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat silaturahmi, serta membangun rasa saling menopang antarwarga Yawuru yang berada di perantauan.
“Kita harus hidup saling mendukung, saling berbagi, dan memikul beban bersama sebagai satu keluarga besar. Persekutuan ini menjadi wadah untuk menyatukan seluruh masyarakat Yawuru di Ambon agar tetap hidup dalam kebersamaan,” ungkapnya.
Nehemia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota yang baru dilantik agar tetap menjaga visi dan misi organisasi, terutama dalam membangun konektivitas antara masyarakat Yawuru di Ambon dengan Pemerintah Desa Persiapan Yawuru.
Menurutnya, sinergi yang baik antara masyarakat di perantauan dan pemerintah desa sangat diperlukan untuk mendukung seluruh proses pembangunan maupun perjuangan administrasi desa ke depan.
Pelantikan Ikatan Keluarga Besar Yawuru di Ambon berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan dihadiri tokoh masyarakat, orang tua, pemuda, serta warga Yawuru yang berdomisili di Kota Ambon dan sekitarnya. (JM–AL).

