JURNALMALUKU – Atmosfer perhelatan sepak bola terbesar di dunia, FIFA World Cup 2026, mulai terasa hingga ke pelosok Tanah Kalwedo. Turnamen yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini dipastikan menyita perhatian miliaran pasang mata di seluruh dunia, termasuk masyarakat Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Menanggapi antusiasme tersebut, Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Thomas Noach, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Piala Dunia sebagai ajang mempererat persaudaraan dan kebersamaan, bukan sebaliknya menjadi pemicu perpecahan akibat fanatisme yang berlebihan.
“Sepak bola adalah bahasa universal yang menyatukan banyak orang dari berbagai bangsa, suku, agama, dan latar belakang. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat MBD untuk menikmati Piala Dunia 2026 dengan penuh sukacita, menjunjung tinggi sportivitas, dan tetap menjaga persaudaraan sesama anak bangsa,” ujar Noach.
Sebagai penggemar Tim Nasional Argentina, Noach mengaku memiliki harapan besar terhadap penampilan La Albiceleste pada turnamen kali ini. Menurutnya, status Argentina sebagai juara bertahan menjadikan tim tersebut tetap diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara dunia.
“Argentina datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara bertahan. Mereka memiliki tradisi sepak bola yang kuat, mental juara, serta regenerasi pemain yang berjalan cukup baik. Itu menjadi modal penting untuk kembali bersaing di level tertinggi,” katanya.
Meski demikian, Noach menilai perjalanan Argentina tidak akan mudah. Status juara bertahan, menurutnya, justru menghadirkan tantangan yang lebih berat karena setiap tim akan berupaya menjatuhkan sang juara. Selain itu, munculnya generasi baru dan meningkatnya kekuatan sejumlah negara peserta membuat persaingan diprediksi berlangsung lebih ketat dibanding edisi sebelumnya.
“Dalam sepak bola tidak ada yang pasti. Status juara bertahan membawa ekspektasi besar sekaligus tekanan yang besar pula. Negara-negara kuat seperti Brasil, Prancis, Spanyol, Inggris, Jerman dan Portugal tentu datang dengan ambisi yang sama untuk menjadi yang terbaik. Argentina harus mampu menjaga konsistensi dan semangat juang mereka,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap antusiasme masyarakat dalam menyaksikan Piala Dunia dapat diwujudkan dalam bentuk dukungan yang positif dan dewasa. Ia mengingatkan agar rivalitas antarpendukung tidak berkembang menjadi perselisihan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pecinta sepak bola di Maluku Barat Daya, untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya Piala Dunia. Boleh berbeda tim favorit, boleh berdebat soal prediksi dan peluang, tetapi jangan sampai menimbulkan pertengkaran atau konflik yang merusak persaudaraan yang selama ini kita jaga bersama,” tegasnya.
Noach juga berharap semangat kompetisi yang ditunjukkan para pemain di lapangan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda MBD untuk terus bekerja keras, disiplin, dan pantang menyerah dalam meraih cita-cita.
“Siapa pun yang nantinya menjadi juara, yang terpenting adalah kita menikmati pertandingan dengan dewasa, menjaga persatuan, dan menjadikan olahraga sebagai sarana membangun karakter positif. Mari kita sambut Piala Dunia 2026 dengan semangat sportivitas, kedamaian, dan kebersamaan,” tutupnya. (JM-EA).

