JURNALMALUKU – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar Apel Pagi yang dirangkaikan dengan kegiatan perlindungan sosial, kerja bakti, serta Gerakan Tanam Gadihu (GERTAG) di Lapangan Apel Balai Kota Ambon, Jumat (24/7/2026). Usai apel, penanaman gadihu dilaksanakan di kawasan AY Patty dan sejumlah titik strategis lainnya di Kota Ambon.
Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, yang menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-475 Kota Ambon sekaligus implementasi program penghijauan yang telah dicanangkan Pemerintah Kota sebagai dukungan terhadap gerakan nasional menjaga kelestarian lingkungan.
Dalam arahannya, Wali Kota mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi pelopor dalam membangun kota yang bersih, hijau, asri, dan nyaman melalui Gerakan Tanam Gadihu.
“Kita ingin supaya Kota Ambon bersih, hijau, asri, dan nyaman. Salah satu langkah nyata yang kita lakukan adalah melalui Gerakan Tanam Gadihu,” ujar Wattimena.
Menurutnya, tanaman gadihu dipilih karena merupakan tanaman endemik Kota Ambon yang memiliki daya tahan tinggi terhadap berbagai kondisi cuaca, mudah tumbuh, serta memiliki nilai historis dan budaya bagi masyarakat Maluku.
Ia menjelaskan, penggunaan tanaman lokal juga menjadi solusi di tengah kebijakan efisiensi anggaran, karena tidak memerlukan biaya besar untuk mendatangkan tanaman dari luar daerah yang belum tentu mampu beradaptasi dengan kondisi iklim Ambon.
“Kalau membeli tanaman dari luar, belum tentu cocok dan bisa tumbuh di Ambon. Gadihu sudah terbukti kuat, mudah dirawat, dan menjadi identitas daerah,” katanya.
Wali Kota mengungkapkan, seluruh bibit gadihu yang ditanam merupakan hasil partisipasi ASN Pemerintah Kota Ambon. Setiap ASN diminta membawa satu bibit sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Pemkot Ambon menargetkan sekitar 7.000 tanaman gadihu ditanam secara bertahap di berbagai ruang publik. Sebelumnya sekitar 1.000 tanaman telah ditanam, sementara pada kegiatan kali ini sekitar 5.000 tanaman ditanam secara serentak oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Lokasi penanaman meliputi kawasan Balai Kota Ambon, AY Patty, Terminal Transit, Pattimura Park, kawasan Leimena, median jalan, hingga berbagai ruang terbuka publik yang telah dibagi sesuai tanggung jawab masing-masing OPD.
Selain penghijauan, Wali Kota juga menekankan pentingnya pemeliharaan tanaman agar tujuan menciptakan Kota Ambon yang hijau benar-benar terwujud.
Ia bahkan mengusulkan pembentukan unit khusus pengelolaan pertamanan agar perawatan taman dan ruang hijau dapat dilakukan secara maksimal tanpa membebani tugas Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan.
Pada kesempatan yang sama, Bodewin Wattimena mengajak seluruh ASN mendukung program pemerintah pusat melalui percepatan penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Menurutnya, hingga saat ini tingkat kepemilikan IKD di lingkungan Pemerintah Kota Ambon baru mencapai sekitar 28 persen, sehingga seluruh ASN diwajibkan segera melakukan aktivasi.
“IKD sangat penting untuk mendukung digitalisasi pelayanan publik dan menjadi dasar penentuan penerima bantuan sosial berdasarkan data yang akurat,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital kependudukan, karena melalui IKD masyarakat dapat mengakses KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga Kartu Identitas Anak secara digital.
Dalam sambutannya, Wali Kota juga menyampaikan kabar membanggakan bahwa Kota Ambon saat ini masuk tiga besar nasional dalam Program Inklusi Keuangan.
Prestasi tersebut tidak terlepas dari inovasi Program BETA, yakni perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi sekitar 25.000 pekerja rentan, seperti tukang ojek, nelayan, petani, buruh, penyapu jalan, dan pekerja sektor informal lainnya.
Melalui program tersebut, para pekerja memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan apabila mengalami kecelakaan kerja maupun meninggal dunia, termasuk santunan kepada ahli waris serta bantuan pendidikan bagi anak.
Wali Kota berharap seluruh ASN terus menjaga semangat kerja, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan bersama-sama membangun Kota Ambon yang semakin hijau, tertata, serta berdaya saing.
“Kota Ambon membutuhkan seluruh jajaran Pemerintah Kota Ambon untuk terus bekerja keras, menjaga lingkungan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan menjadikan Ambon semakin nyaman sebagai kota yang bersih, hijau, dan asri,” tutupnya. (JM–AL).
