JURNALMALUKU – Menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Ambon, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Ambon menggelar aksi sosial dan kemanusiaan berupa pembagian masker dan air mineral kepada masyarakat, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan secara serentak di lima kecamatan di Kota Ambon dengan melibatkan masing-masing Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC). Dalam aksi ini, DPC GAMKI Kota Ambon menyalurkan sebanyak 1.500 masker dan 1.000 air mineral untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap.

Aksi sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC GAMKI Kota Ambon, Desy Kosita Hallauw, yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Ambon dari Daerah Pemilihan (Dapil) Nusaniwe.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian GAMKI terhadap kondisi masyarakat, khususnya di tengah ancaman gangguan kesehatan akibat kabut asap yang diduga berkaitan dengan kebakaran yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir.
Di sela-sela kegiatan, Desy Kosita Hallauw mengungkapkan bahwa pembagian masker dan air mineral merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang saat ini menghadapi kondisi udara yang kurang sehat akibat kabut asap.

Menurutnya, dalam situasi seperti ini, menjaga kesehatan diri dan keluarga menjadi hal penting yang harus mendapat perhatian bersama.
“Beta mengimbau seluruh warga Kota Ambon agar tetap menjaga kesehatan. Jika tidak ada keperluan yang mendesak, sebaiknya kurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi kabut asap masih mengganggu kualitas udara,” ungkap Desy.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi air mineral yang cukup, sehingga kesehatan tetap terjaga selama kondisi kabut asap berlangsung.

Selain itu, Desy mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan di lingkungan tempat tinggal karena tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran dan memperburuk kondisi lingkungan.
“Katong harus sama-sama menjaga lingkungan. Jangan sembarangan membakar sampah karena api bisa merambat dan menimbulkan kebakaran. Keselamatan keluarga dan lingkungan adalah tanggung jawab katong bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Desy mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program Pemerintah Kota Ambon, termasuk menaati setiap imbauan yang bertujuan menjaga keamanan, kenyamanan, kesehatan, dan keselamatan warga.
Menurutnya, mewujudkan Ambon yang aman dan nyaman tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Kepedulian terhadap lingkungan, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, serta kesadaran menjaga kesehatan merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi kehidupan bersama.
“Katong semua punya tanggung jawab untuk menjaga kota ini. Mari saling mengingatkan, saling membantu, dan menjaga lingkungan agar Ambon tetap aman dan nyaman par katong samua,” ajaknya.
Aksi sosial dan kemanusiaan ini juga sejalan dengan tekad GAMKI, yakni “Cinta Tuhan, Cinta Nusa Bangsa, Ora Et Labora”, yang menekankan pentingnya iman, kecintaan terhadap bangsa, serta semangat bekerja dan melayani sesama.
Bagi GAMKI, kepedulian tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Pembagian masker dan air mineral tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran organisasi di tengah warga, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi yang membutuhkan perhatian dan solidaritas bersama.
Sejalan dengan itu, Desy Kosita Hallauw juga membawa prinsip pelayanan yang menjadi tekadnya sebagai Anggota DPRD Kota Ambon, yaitu “Melayani Dengan Ketulusan Hati.”
Semangat tersebut menjadi pengingat bahwa pelayanan kepada masyarakat harus dilandasi ketulusan, kepedulian, dan kesediaan untuk hadir membantu tanpa memandang perbedaan.
Melalui aksi ini, DPC GAMKI Kota Ambon berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, melindungi keluarga, mencegah kebakaran, dan membangun solidaritas dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan sekitar.
Jaga diri, jaga keluarga, jaga lingkungan, dan jaga Kota Ambon.
Sebab, Ambon yang aman, sehat, dan nyaman bukan hanya menjadi harapan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. (JM–AL).