JURNALMALUKU – Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., bersama rombongan menghadiri acara Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Maluku Tengah yang berlokasi di Kelurahan Holo, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (28/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian TNI terhadap pengembangan pendidikan sekaligus upaya mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kualitas sumber daya manusia, karakter, disiplin, serta semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Maluku Tengah mulai dibangun pada 6 Oktober 2025, diawali dengan jenjang pendidikan SMP. Sekolah tersebut kemudian mulai digunakan pada 15 Agustus 2026.
Saat ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Maluku Tengah menampung sebanyak 400 siswa, yang terdiri atas 90 siswa SD, 160 siswa SMP, 90 siswa SMA, serta 60 siswa titipan.
Dalam sambutannya, Pangdam XV/Pattimura menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu faktor utama yang menentukan kemajuan suatu bangsa.
Menurutnya, generasi muda harus dipersiapkan tidak hanya melalui pendidikan akademik, tetapi juga melalui pembentukan karakter, kedisiplinan, semangat belajar, serta rasa syukur.
“Negara ini akan maju apabila memiliki sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, anak-anak harus belajar dengan sungguh-sungguh, memiliki disiplin, membangun karakter yang baik, dan selalu bersyukur atas kesempatan yang diberikan,” pesan Pangdam.
Pangdam juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian dan kepeduliannya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Pangdam, perhatian tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang memberikan kesempatan kepada anak-anak dari berbagai latar belakang ekonomi untuk memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.
“Sudah sepatutnya kita mengapresiasi dan bersyukur mempunyai Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Beliau memikirkan rakyat, jiwa dan raganya betul-betul demi kesejahteraan rakyat, dan inilah wujud nyatanya,” kata Pangdam.
Di hadapan para orang tua siswa, Pangdam menjelaskan bahwa keberhasilan dalam mendidik anak tidak semata-mata diukur dari pencapaian yang diraih saat ini.
Lebih dari itu, keberhasilan orang tua terletak pada kemampuan mempersiapkan anak agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Karena itu, Pangdam mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan, perhatian, motivasi, serta pendidikan karakter kepada anak-anak.
“Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan masa depan anak. Jangan hanya melihat apa yang dicapai anak hari ini, tetapi persiapkan mereka agar mampu menjalani kehidupan dan menjadi manusia yang berguna bagi bangsa dan negara,” pesannya.
Sementara kepada para siswa, Pangdam berpesan agar mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diperoleh melalui pendidikan di Sekolah Rakyat.
Para siswa diminta untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga kedisiplinan, terus bersyukur, menghormati guru dan orang tua, serta memiliki cita-cita yang tinggi.
Pangdam berharap para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Maluku Tengah dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki kompetensi, berkarakter, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, serta bangsa dan negara.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Belajarlah dengan tekun, jangan mudah menyerah, hormati guru dan orang tua. Kalian adalah generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia,” pungkas Pangdam.
Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Maluku Tengah diharapkan menjadi salah satu sarana strategis dalam memperluas akses pendidikan sekaligus membentuk generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia. (JM–AL).