JURNALMALUKU – Gelombang dukungan terhadap rencana pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar terus menguat. Kali ini, dukungan datang dari berbagai organisasi kepemudaan Kristen yang ada di Bumi Duan Lolat.
Organisasi yang menyatakan dukungan tersebut antara lain Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI), Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM), Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), serta Pengurus Cabang Persatuan Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PS GMKI) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, di Saumlaki, Sabtu (27/6/2026).
Dalam pernyataan sikap bersama, para pemuda Kristen itu menyatakan dukungan penuh terhadap agenda strategis nasional berupa groundbreaking pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Mereka menilai proyek Blok Masela merupakan investasi strategis yang tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi energi nasional, tetapi juga menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembukaan lapangan kerja, serta penguatan posisi Tanimbar sebagai salah satu kawasan strategis di Indonesia Timur.
Selain menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan groundbreaking, para pemuda Kristen Tanimbar juga berharap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dapat hadir secara langsung di Bumi Duan Lolat untuk memimpin atau menyaksikan proses peletakan batu pertama proyek yang selama puluhan tahun dinantikan masyarakat Maluku tersebut.
Menurut mereka, kehadiran Presiden akan menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan kawasan timur Indonesia, sekaligus memberikan semangat dan harapan baru bagi masyarakat Tanimbar yang selama ini menaruh harapan besar terhadap realisasi proyek strategis nasional tersebut.
“Kehadiran Presiden di Tanimbar akan menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat. Ini bukan hanya tentang dimulainya pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela, tetapi juga tentang hadirnya negara untuk melihat secara langsung potensi dan masa depan Tanimbar,” demikian salah satu poin dalam pernyataan sikap tersebut.
Para pemuda juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif menjelang maupun saat pelaksanaan groundbreaking.
Mereka menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan faktor penting untuk memberikan rasa nyaman bagi investor, pemerintah, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan proyek strategis nasional tersebut.
Selain itu, organisasi kepemudaan Kristen tersebut menyatakan dukungan penuh kepada Tim Terpadu Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PSDK) serta Satuan Tugas (Satgas) yang saat ini bekerja di lapangan dalam rangka menyelesaikan berbagai aspek sosial yang berkaitan dengan pengembangan proyek Blok Masela.
Dukungan tersebut diberikan agar proses pendataan, sosialisasi, mediasi, serta berbagai tahapan penanganan dampak sosial dapat berjalan lancar, transparan, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.
Para pemuda berharap seluruh pihak dapat mengedepankan dialog, persatuan, dan semangat kebersamaan sehingga manfaat pembangunan Blok Masela benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat Tanimbar sebagai daerah yang menjadi tuan rumah proyek energi terbesar di Indonesia Timur tersebut.
Mereka menegaskan bahwa keberhasilan proyek Blok Masela tidak hanya menjadi keberhasilan pemerintah dan investor, tetapi juga menjadi tonggak sejarah baru bagi kemajuan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Provinsi Maluku secara keseluruhan.(JM-ES).
