Rektor Unpatti Dorong Riset dan Inovasi Sains-Teknologi untuk Pembangunan Berkelanjutan

JM AL
JM AL

JURNALMALUKU – Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., menghadiri kegiatan The 2nd International Conference yang diselenggarakan oleh Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura di Hotel Santika, Jumat (16/10/2026).

Konferensi internasional kedua ini mengusung tema “Integrating Science and Technology for Sustainable and Inclusive Development”, yang dalam bahasa Indonesia berarti “Mengintegrasikan Sains dan Teknologi untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Inklusif.”

Kegiatan tersebut menjadi wadah akademik untuk mempertemukan para pakar, peneliti, akademisi, dan pemangku kepentingan dalam berbagi pengetahuan, mempresentasikan hasil penelitian, serta membangun kolaborasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berdampak bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Sains dan Teknologi atas penyelenggaraan konferensi internasional kedua pada tahun 2026. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu capaian penting fakultas dalam memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi sekaligus mendukung percepatan proses akreditasi internasional.

0-3264×2448-0-0-{}-0-0#

Ia menegaskan bahwa berbagai kegiatan akademik berskala internasional perlu terus dikembangkan oleh fakultas maupun universitas. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Universitas Pattimura agar mampu bersaing dan sejajar dengan perguruan tinggi berkelas dunia.

Rektor juga menekankan pentingnya menghubungkan hasil-hasil penelitian dengan forum ilmiah, seperti diskusi akademik, seminar, konferensi, dan publikasi ilmiah. Dengan demikian, penelitian yang dihasilkan tidak hanya menjadi kontribusi akademis, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menjawab berbagai kebutuhan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, tema konferensi yang mengintegrasikan sains dan teknologi dengan pembangunan berkelanjutan serta inklusif sangat relevan dengan tantangan pembangunan saat ini. Inovasi dan kreativitas memang dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan, tetapi pelaksanaannya harus tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kepentingan masyarakat secara luas.

Lebih lanjut, Prof. Fredy menjelaskan bahwa terdapat peluang besar untuk menghubungkan ilmu-ilmu dasar, seperti matematika, kimia, dan biologi, dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan praktis masyarakat.

Ia turut menyinggung transformasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) menjadi Fakultas Sains dan Teknologi yang disertai pengembangan sejumlah program studi baru. Pengembangan tersebut diharapkan semakin memperkuat kapasitas akademik, penelitian, dan inovasi di lingkungan Universitas Pattimura.

Rektor berharap para pakar dan peserta konferensi dapat mendorong kolaborasi lintas disiplin ilmu sehingga hasil-hasil penelitian mampu dikembangkan menjadi inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat. Dua bidang yang secara khusus disorot adalah ketahanan pangan dan pengembangan obat-obatan.

Menurutnya, hasil penelitian di bidang sains dan teknologi perlu diarahkan pada solusi konkret yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi bagi pemerintah dalam merumuskan dan melaksanakan program pembangunan.

Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, dunia usaha, serta berbagai institusi yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan konferensi internasional tersebut.

Apresiasi turut disampaikan kepada para narasumber dan pakar yang hadir dari berbagai daerah dan negara, termasuk Jepang, Malaysia, Slovenia, Amerika Serikat, serta peserta dan akademisi dari Indonesia. Kehadiran para pakar tersebut diharapkan dapat memperluas pertukaran pengetahuan, memperkuat jejaring akademik internasional, dan membuka peluang kerja sama penelitian.

Melalui penyelenggaraan The 2nd International Conference ini, Universitas Pattimura diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi untuk mendukung pembangunan Maluku maupun Indonesia secara berkelanjutan dan inklusif. (JM–AL).

Sebarkan artikel ini
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silahkan gunakan tombol share untuk membagi berita.