JURNALMALUKU – Genap satu tahun pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena dan Ely Toisutta, menahkodai Ambon dengan semangat “Beta Par Ambon”. Sejak dilantik tepat setahun lalu, duet kepemimpinan ini dinilai membawa perubahan signifikan yang dirasakan masyarakat di berbagai pelosok kota.
Kinerja pasangan dengan jargon “Beta Par Ambon” pun menuai apresiasi dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Desy K. Hallauw. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas dedikasi yang ditunjukkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam memimpin kota bertajuk Manise tersebut.
“Hari ini, kita memperingati setahun kepemimpinan Pak Wali dan Ibu Wawali. Ada berbagai keberhasilan nyata yang dicapai. Hal ini membuktikan bahwa jargon ‘Beta Par Ambon’ bukan sekadar kata-kata, tapi kerja nyata untuk masyarakat,” ujar Desy Halauw, Kamis (20/02/2026).

Menurutnya, dalam kurun waktu satu tahun, arah pemerintahan Kota Ambon berjalan sistematis dan terukur sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Keduanya dinilai konsisten menjalankan 17 program prioritas yang menjadi landasan kinerja pemerintahan.
“Program-program kerja terlaksana dengan baik. Meski baru setahun, terlihat jelas bahwa Pak Wali dan Ibu Wawali tidak duduk diam. Mereka terus bergerak konsisten demi kemajuan kota,” tambahnya.
Sejumlah capaian yang disoroti antara lain perluasan jaringan air bersih di desa-desa yang sebelumnya belum tersentuh layanan optimal, penataan infrastruktur pada fasilitas pelayanan publik yang kini semakin tertata dan nyaman, serta perhatian khusus pada sektor UMKM melalui bantuan langsung kepada pelaku usaha.
Selain itu, kebangkitan sektor pariwisata juga mulai menunjukkan geliat positif. Pemerintah Kota Ambon dinilai berhasil mendorong promosi dan pengembangan destinasi lokal sehingga berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Tak kalah penting, keberhasilan Program Wajar turut menjadi sorotan. Program ini menjadi jembatan partisipatif bagi warga untuk mengontrol kinerja pemerintah sekaligus melaporkan berbagai persoalan di lapangan secara langsung, sehingga respons penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Hallauw menegaskan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat melalui berbagai program partisipatif terbukti membantu meminimalisir persoalan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kami bangga dengan kepemimpinan Pak Bodewin dan Ibu Ely yang tak henti-hentinya bekerja keras. Harapan kami, kedua figur ini tetap semangat dan selalu diberikan kesehatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga mereka terus memimpin Kota Ambon menjadi kota yang maju, inklusif, dan berkelanjutan,” tutupnya. (JM–AL).

