JURNALMALUKU – Nuansa sukacita dan kebersamaan menyelimuti halaman Gereja Santo Paulus Tiakur saat umat Katolik merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Paroki Santo Petrus Paulus, Senin (29/6/2026). Mengusung tema “Satu Hati, Satu Kasih, Satu Misi”, perayaan ini menjadi ruang refleksi untuk memperteguh iman sekaligus memperkokoh semangat persaudaraan dan pelayanan di tengah masyarakat.

Perayaan syukur tersebut dihadiri Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Th. Noach, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta umat Katolik dari berbagai wilayah di Kabupaten Maluku Barat Daya.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa bertambahnya usia paroki bukan sekadar catatan perjalanan waktu, melainkan menjadi momentum untuk melihat kembali karya pelayanan yang telah dilakukan sekaligus memperbarui komitmen dalam membangun kehidupan yang lebih baik.
Ia menilai keteladanan Santo Petrus dan Santo Paulus patut menjadi inspirasi bagi umat agar tetap teguh dalam iman, setia melayani, serta terus menghadirkan kasih dan kedamaian di tengah kehidupan yang majemuk.

Menurut Bupati, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur melalui pembangunan fisik, tetapi juga ditentukan oleh kualitas moral, spiritual, dan karakter masyarakat. Karena itu, gereja memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berintegritas dan berjiwa sosial.
Benyamin Noach juga menyampaikan apresiasi kepada umat Katolik yang selama ini terus menjaga keharmonisan antarumat beragama dan aktif mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Maluku Barat Daya.

Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda Katolik, agar terus menjadi teladan melalui sikap hidup yang mencerminkan semangat gotong royong, kepedulian, dan pelayanan kepada sesama.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Barat Daya yang diwakili Kepala Subbagian Tata Usaha, Nensie A. Sarupy, mengatakan perjalanan 15 tahun Paroki Santo Petrus Paulus menjadi bukti nyata kontribusi gereja dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
Menurutnya, tema “Satu Hati, Satu Kasih, Satu Misi” merupakan panggilan bagi seluruh umat untuk memelihara persatuan, menghidupi kasih dalam kehidupan sehari-hari, serta terus memperkuat semangat moderasi beragama sebagai fondasi kerukunan di Kabupaten Maluku Barat Daya.
Pada kesempatan yang sama, Pastor Paroki Santo Petrus Paulus melalui sambutan yang dibacakan Pastor Tinus Nifangelyau mengajak seluruh umat untuk terus meneladani Santo Petrus dan Santo Paulus sebagai pribadi yang setia kepada Tuhan, berani mewartakan kebenaran, dan tulus melayani sesama.
Ia menjelaskan bahwa tema yang diangkat dari Filipi 2:2 mengandung ajakan agar umat senantiasa sehati sepikir, mengutamakan kasih dalam setiap tindakan, serta menjalankan misi pelayanan, baik di lingkungan gereja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Pastor juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, Dewan Pastoral Paroki, para donatur, dan seluruh umat yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-15, mulai dari berbagai perlombaan hingga puncak perayaan syukur.
Perayaan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kebersamaan yang terjalin sepanjang kegiatan menjadi cerminan kuatnya persatuan umat sekaligus mempertegas komitmen bersama untuk terus merawat kasih, mempererat persaudaraan, menjaga toleransi, serta mendukung pembangunan Kabupaten Maluku Barat Daya menuju daerah yang aman, damai, maju, dan sejahtera. (JM-EA).
