JURNALMALUKU – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar kegiatan Profiling dan Penilaian Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2025. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang CAT BKPSDM Kabupaten MBD pada Rabu (12/10/2025) ini diikuti oleh 538 ASN dari berbagai perangkat daerah dan menjadi langkah strategis Pemkab MBD dalam membangun sistem kepegawaian berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Pusat Penilaian ASN Badan Kepegawaian Negara (BKN), Suparlan bersama tim asesor, Wakil Bupati MBD, Agustinus L. Kilikily, Sekretaris Daerah, Eduard J. S. Davidz, serta para pimpinan OPD di lingkup Pemkab MBD.Dalam arahannya, Suparlan menyampaikan bahwa penilaian kompetensi ASN merupakan amanat Undang-Undang yang wajib dilaksanakan untuk memastikan setiap ASN memiliki kompetensi sesuai jabatan dan tanggung jawabnya.

“Penilaian kompetensi ini merupakan bagian penting dari penerapan sistem merit — sebuah metode pengelolaan ASN yang dilakukan secara objektif dan adil tanpa membeda-bedakan latar belakang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sistem manajemen talenta ASN harus dibangun secara terencana dan berkelanjutan melalui pembinaan kepegawaian yang menyeluruh. Dalam sistem tersebut terdapat tiga unsur utama, yakni kinerja, kompetensi, dan potensi pegawai, yang menjadi dasar dalam pengembangan karier ASN ke depan.

“Data hasil penilaian kompetensi ASN akan terintegrasi dalam sistem nasional BKN dan menjadi acuan dalam pengelolaan karier ASN di seluruh Indonesia. Karena itu, setiap peserta diharapkan mengikuti proses ini dengan sungguh-sungguh dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tambah Suparlan.
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara Pemkab MBD dengan Kantor Regional IV BKN Makassar dan dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu mendatang.
Sementara itu, Wakil Bupati MBD, Agustinus L. Kilikily, menyampaikan apresiasi kepada BKN dan seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Profiling dan penilaian kompetensi ASN bukan sekadar agenda formal, tetapi langkah strategis dalam memetakan potensi dan kesenjangan kompetensi ASN secara digital dan objektif. Hasilnya akan menjadi dasar bagi pembangunan manajemen talenta menuju ASN yang unggul, profesional, dan berintegritas,” jelas Kilikily.
Ia juga mengingatkan para peserta agar mengikuti seluruh proses dengan serius dan penuh integritas.“Hasil dari kegiatan ini akan sangat menentukan arah pengembangan karier ASN di masa mendatang. Jadi manfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik,” tegasnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten MBD, Eduard J. S. Davidz, menambahkan bahwa hasil penilaian ini nantinya akan dimanfaatkan dalam proses mutasi, promosi jabatan, dan penyusunan program pengembangan kompetensi ASN di setiap OPD.
Dengan pelaksanaan kegiatan ini, Pemkab MBD menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola kepegawaian yang transparan, berbasis data, dan mengedepankan prinsip meritokrasi. (JM-EA).

