JURNALMALUKU – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia Maluku memberikan dukungan moril kepada Desy Kosita Hallauw, S.H., M.H., sebagai figur yang dinilai layak memimpin DPD II Partai Golkar Kota Ambon.
Dukungan tersebut disampaikan oleh Aris Lekidara selaku fungsionaris DPD KNPI Maluku. Ia menilai, rekam jejak Desy di legislatif serta keterlibatannya dalam berbagai organisasi kepemudaan dan sayap partai menjadi modal kuat dalam memperkuat konsolidasi dan soliditas Golkar di tingkat kota.
Saat ini, Desy menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Ambon. Di lembaga legislatif, ia dikenal aktif menyuarakan aspirasi masyarakat serta terlibat dalam pembahasan strategis terkait pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan warga.
Di internal partai, Desy merupakan pengurus Golkar Provinsi Maluku. Pengalaman tersebut dinilai memberinya pemahaman mendalam terkait dinamika organisasi dan strategi politik, baik dalam konsolidasi kader maupun penguatan basis dukungan.
Tak hanya itu, Desy juga menjabat sebagai Bendahara Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Maluku. Posisi ini memperkaya kapasitas manajerial dan kepemimpinannya dalam mengelola organisasi kepemudaan partai.
Ia juga dipercaya sebagai Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Maluku, yang semakin menegaskan komitmennya dalam mendorong partisipasi dan pemberdayaan perempuan di dunia politik, khususnya di tubuh Golkar.
Selain aktif di struktur partai, Desy menjabat sebagai Ketua SOKSI Kota Ambon serta Ketua DPC GAMKI Kota Ambon. Keterlibatannya di berbagai organisasi ini menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang inklusif serta kemampuannya membangun komunikasi lintas kelompok.
KNPI Maluku menilai, kombinasi pengalaman legislatif, struktural partai, serta kepemimpinan organisasi menjadi alasan kuat mengapa Desy Kosita Hallauw layak memimpin DPD II Golkar Kota Ambon ke depan. KNPI berharap, di bawah kepemimpinannya, Golkar Kota Ambon dapat semakin solid, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu meraih hasil maksimal dalam agenda politik mendatang.
Dengan latar belakang pendidikan hukum dan pengalaman organisasi yang matang, Desy dinilai memiliki kapasitas untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus memperluas dukungan masyarakat.
Dukungan tersebut juga sejalan dengan pandangan Ketua DPD KNPI Maluku, Arman Kalean Lessy, yang menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan di tubuh partai politik.
Menurut Arman, meningkatnya jumlah pemilih dari kalangan pemuda menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan. Karakter pemilih yang dinamis menuntut gaya kepemimpinan yang lebih segar dan responsif terhadap perkembangan teknologi serta isu-isu kekinian.
“Sudah saatnya anak muda diberikan ruang untuk tampil sebagai pemimpin partai politik. Jangan alergi masuk partai, bahkan kalau bisa memimpin partai, karena segmentasi pemilih milenial dan Gen Z saat ini mayoritas,” ujarnya dalam berbagai forum diskusi kepemudaan.
Lebih lanjut, KNPI Maluku memandang bahwa kepemimpinan muda tidak hanya soal usia, tetapi juga cara pandang dan kemampuan beradaptasi. Figur seperti Desy Hallauw dinilai memiliki pendekatan yang modern, terbuka, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Musyawarah Daerah (MUSDA) DPD II Partai Golkar Kota Ambon diharapkan menjadi titik awal perubahan signifikan dalam tubuh partai. Dengan menghadirkan pemimpin yang tepat, Golkar di Kota Ambon diyakini mampu memperkuat posisinya dalam peta politik lokal.
Sebagai penutup, KNPI Maluku menyatakan dukungan moril penuh kepada Desy Kosita Hallauw untuk menakhodai DPD II Golkar Kota Ambon. Dukungan ini diharapkan menjadi dorongan bagi lahirnya kepemimpinan baru yang progresif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan serta kebutuhan masyarakat ke depan. (JM–AL).


