JURNALMALUKU – Deklarasi pencalonan Michael Wattimena sebagai Calon Ketua Umum dan Pdt. Penrad Siagian sebagai Calon Sekretaris Jenderal Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) berlangsung penuh semangat dan kebersamaan di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).
Mengusung tema “Bertanding untuk Bersanding Demi Gereja, Masyarakat dan Bangsa”, deklarasi tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, tokoh gereja, pemuda Kristen, serta simpatisan dari berbagai daerah.
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, kedua tokoh tersebut menegaskan komitmen untuk membawa PIKI menjadi organisasi yang semakin berkontribusi bagi kehidupan gereja, pembangunan masyarakat, dan kemajuan bangsa Indonesia.

Salah seorang pemuda yang hadir di lokasi deklarasi saat memberikan keterangan kepada media ini mengungkapkan bahwa kehadiran Michael Wattimena dan Pdt. Penrad Siagian dinilai mampu membawa semangat baru bagi organisasi PIKI ke depan.
“Tema yang diangkat sangat baik, karena mengajarkan bahwa dalam organisasi kita boleh bertanding, tetapi tetap menjaga persaudaraan dan bersanding untuk kepentingan yang lebih besar, yakni gereja, masyarakat, dan bangsa,” ungkapnya.
Menurutnya, pasangan Michael Wattimena dan Pdt. Penrad Siagian memiliki kapasitas, pengalaman, serta jaringan yang baik untuk membawa PIKI menjadi organisasi yang lebih aktif, solid, dan berpengaruh dalam menjawab tantangan zaman.
Ia juga berharap apabila kedua pasangan tersebut dipercaya dan terpilih memimpin PIKI, organisasi itu dapat semakin dekat dengan generasi muda, memperkuat peran intelektual Kristen di tengah masyarakat, serta menjadi mitra strategis dalam pembangunan bangsa.
“Kami berharap ketika terpilih nanti, keduanya mampu membawa PIKI semakin maju, menjaga persatuan, dan menghadirkan program-program yang nyata bagi gereja maupun masyarakat. Kami optimistis pasangan ini bisa meraih kemenangan karena mendapat dukungan dan semangat dari banyak pihak,” tambahnya.
Deklarasi itu pun berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para peserta yang hadir. Sejumlah dukungan dan doa disampaikan agar proses menuju pemilihan kepemimpinan PIKI berjalan dengan damai, demokratis, dan membawa dampak positif bagi organisasi di masa mendatang. (JM–AL).

