JURNALMALUKU – Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Kepulauan Aru mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan, keamanan, dan kedamaian antar sesama orang basudara di Bumi Jargaria, menyusul terjadinya sejumlah konflik antarwarga di beberapa wilayah di Kepulauan Aru dalam beberapa waktu terakhir.
Ajakan tersebut disampaikan oleh sejumlah pimpinan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam kelompok Cipayung di Kepulauan Aru sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha.
Ketua PMKRI Cabang Dobo, Jeremias Pardjala, mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang dapat memperkeruh situasi.
“Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mari sama-sama kita menjaga keamanan dan ketertiban Aru yang kita cintai bersama ini dengan tidak terprovokasi, seraya menyerukan perdamaian untuk saudara-saudara kita dari Desa Salarem dan Kalar-Kalar. Kami juga mendoakan semoga pertikaian ini secepatnya berakhir,” ujar Jeremias.
Sementara itu, Ketua GMKI Dobo, Markus Karelau, menegaskan bahwa pihaknya mendukung langkah aparat keamanan dalam upaya penyelesaian konflik secara damai maupun melalui penegakan hukum yang tegas.
“Kami telah berkomitmen untuk mendukung pihak keamanan dalam segala bentuk upaya penyelesaian konflik yang dilakukan, baik secara persuasif maupun langkah hukum yang tegas sebagai bentuk tanggung jawab untuk mewujudkan perdamaian di Kepulauan Aru,” katanya.
Ia juga menyoroti munculnya sejumlah konflik kecil yang terjadi antarwarga di beberapa desa dan kompleks dalam beberapa waktu terakhir.
“Dalam beberapa waktu terakhir telah terjadi konflik-konflik kecil antar warga di beberapa desa dan kompleks di Kepulauan Aru. Karena itu, semua pihak harus bersama-sama menahan diri dan menjaga situasi tetap kondusif,” lanjut Karelau.
Senada dengan itu, Ketua GMNI Kepulauan Aru, Benediktus Alatubir, mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat komitmen menjaga persaudaraan dan kedamaian, khususnya menjelang Hari Raya Idul Adha.
“Menjelang Hari Raya Idul Adha, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama berkomitmen menjaga kerukunan dan perdamaian di Kepulauan Aru yang sama-sama katong cintai,” ujar Benediktus.
Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dapat segera mengambil langkah konkret dalam penyelesaian konflik yang terjadi.
“Kami berharap Bupati Kepulauan Aru secepatnya terlibat dalam upaya penyelesaian konflik yang terjadi beberapa hari terakhir agar situasi dapat segera kembali aman dan kondusif,” tambahnya.
OKP Cipayung Kepulauan Aru berharap seluruh masyarakat tetap mengedepankan semangat persaudaraan, dialog, dan penyelesaian masalah secara damai demi menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial di Bumi Jargaria. (JM–AL).

