JURNALMALUKU – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias, menegaskan bahwa kehadiran Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela harus menjadi titik awal peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Maluku, bukan hanya menghadirkan investasi berskala besar tanpa memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat setempat.
Kepada wartawan Jurnal Maluku melalui pesan WhatsApp, Selasa (21/7/2026), Anos mengatakan sektor minyak dan gas memang membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi, sertifikasi, serta pengalaman sesuai standar industri. Namun, menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk mengesampingkan kesempatan bagi putra-putri daerah.
“Blok Masela memang membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi tinggi. Standar keselamatan, sertifikasi, hingga pengalaman kerja merupakan kebutuhan industri yang tidak bisa diabaikan. Namun, kondisi itu tidak boleh dijadikan alasan untuk mengesampingkan tanggung jawab membangun kapasitas SDM Maluku,” ujarnya.
Anos menilai seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan Blok Masela harus memiliki komitmen yang sama untuk mempersiapkan tenaga kerja lokal. Ia menyebut Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya, kontraktor pelaksana, serta para pemangku kepentingan lainnya perlu menyusun langkah bersama dalam meningkatkan kualitas SDM daerah.
Menurutnya, upaya tersebut harus dilakukan melalui program yang terencana dan berkelanjutan, mulai dari pendidikan vokasi, pelatihan berbasis kebutuhan industri, program magang, sertifikasi kompetensi, hingga pembinaan yang mampu menciptakan tenaga kerja lokal yang siap bersaing di sektor migas.
Selain itu, Anos juga meminta agar proses perekrutan tenaga kerja lokal dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan bertahap seiring meningkatnya kemampuan masyarakat melalui berbagai program pengembangan kompetensi.
Ia menegaskan, keberhasilan proyek Blok Masela tidak hanya diukur dari besarnya nilai investasi atau produksi gas yang dihasilkan, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Maluku.
“Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika masyarakat Maluku mendapatkan manfaat nyata melalui kesempatan kerja, peningkatan keterampilan, tumbuhnya usaha lokal, dan meningkatnya kesejahteraan,” katanya.
Lebih lanjut, Anos berharap Blok Masela dapat menjadi kebanggaan masyarakat Maluku sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang memberikan ruang lebih besar bagi tenaga kerja lokal untuk berpartisipasi dalam pembangunan.
“Jangan sampai proyek besar ini berdiri di wilayah Maluku, tetapi manfaat utamanya justru lebih banyak dinikmati oleh pihak lain. Anak-anak Maluku harus menjadi pelaku utama pembangunan di daerahnya sendiri,” tegasnya. (JM–AL).
