JURNALMALUKU – Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) SOKSI Kabupaten Kepulauan Tanimbar menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela. Organisasi tersebut berharap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dapat hadir secara langsung di Bumi Duan Lolat untuk memimpin prosesi bersejarah tersebut.
Bagi SOKSI, kehadiran Kepala Negara bukan sekadar memenuhi agenda seremonial. Lebih dari itu, kehadiran Presiden merupakan simbol penghargaan tertinggi dari negara kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang selama puluhan tahun setia menantikan dimulainya proyek energi terbesar di Indonesia Timur.
SOKSI menilai, langkah Presiden menginjakkan kaki di Bumi Duan Lolat akan menjadi penegasan bahwa negara benar-benar hadir, mendengar, dan memberikan penghormatan kepada masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan panjang Proyek Blok Masela.
“Jika Bapak Presiden Prabowo hadir secara langsung, itu bukan hanya kebanggaan bagi masyarakat Tanimbar, tetapi juga menjadi penghargaan yang sangat besar dari negara kepada seluruh rakyat Maluku. Kehadiran Presiden akan menorehkan sejarah dan menjadi bukti bahwa pemerintah memberikan perhatian serius terhadap pembangunan kawasan timur Indonesia,” tegas Sekretaris Depicab SOKSI Kepulauan Tanimbar, Edward Sanamasse kepada media ini di Saumlaki (4/7/2026).
Menurutnya, groundbreaking Blok Masela merupakan momentum bersejarah yang akan menentukan arah pembangunan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam beberapa dekade ke depan. Proyek strategis nasional ini diyakini akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi, membuka ribuan lapangan kerja, meningkatkan investasi, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, kata Sanamasse, SOKSI mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menyambut momentum bersejarah tersebut dengan semangat persatuan, menjaga keamanan, serta menciptakan situasi yang kondusif demi menjamin kelancaran investasi nasional.
SOKSI juga menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat harus mengedepankan kepentingan daerah dan bangsa di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan pribadi. Setiap upaya provokasi yang berpotensi menghambat investasi maupun mengganggu stabilitas keamanan dinilai hanya akan merugikan masyarakat Tanimbar sendiri.
“Blok Masela adalah harapan besar bagi masa depan Tanimbar dan Maluku. Jangan sampai perjuangan panjang yang telah kita nantikan bersama ternodai oleh kepentingan-kepentingan yang tidak menginginkan daerah ini maju. Mari kita tunjukkan kepada Indonesia bahwa masyarakat Tanimbar adalah masyarakat yang dewasa, bersatu, ramah, dan siap menyambut investasi demi kesejahteraan generasi mendatang,” tegasnya.
Sanamasse bilang, optimistis apabila Presiden Republik Indonesia berkenan hadir memimpin groundbreaking Blok Masela, maka momen tersebut akan tercatat sebagai tonggak sejarah baru bagi Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Kehadiran Presiden bukan hanya menjadi simbol dimulainya pembangunan proyek energi nasional, tetapi juga menjadi penanda bahwa Bumi Duan Lolat memperoleh kehormatan, kepercayaan, dan perhatian langsung dari negara untuk melangkah menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. (JM–AL).
