JURNALMALUKU – Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, meninjau sejumlah titik bencana alam menyusul cuaca ekstrem yang melanda Kota Ambon dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam peninjauan tersebut, Toisutta mendatangi lokasi longsor yang terjadi di rumah keluarga Sin Huka, RT 05/RW 03, Kompleks BTN Lateri II. Selain itu, ia juga menyambangi dua warga yang menjadi korban pohon tumbang di area Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapaha, Tantui, yang saat ini tengah menjalani perawatan medis di RSUP dr. Johannes Leimena.
Pada kesempatan itu, Toisutta memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan menanggung seluruh biaya pengobatan kedua korban.
“Untuk korban yang tertimpa pohon, ada dua orang yang saat ini di Rumah Sakit Leimena. Seluruh biaya terkait pengobatan akan ditanggung oleh Pemkot,” ujar Toisutta kepada wartawan usai meninjau rumah yang terkena longsor di BTN Lateri II, Rabu (29/4/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat yang bermukim di wilayah perbukitan maupun daerah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim penghujan. Menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting dalam meminimalisir risiko bencana.
“Kepada masyarakat yang tinggal di perbukitan atau daerah rawan longsor, ini harus menjadi perhatian serius. Pastikan sudah paham langkah antisipasi yang harus dilakukan, termasuk menyiapkan diri dan peralatan. Jangan menunggu terjadi bencana baru kita tergerak untuk bertindak,” ujarnya.
Toisutta berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar terus ditingkatkan sehingga potensi bencana dapat ditekan. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar.
“Melalui kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan tempat tinggal masing-masing, risiko bencana dapat diminimalisir dan tidak ada lagi korban jiwa di musim penghujan ini,” tambahnya.
Diketahui, cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini menyebabkan sejumlah peristiwa bencana di Kota Ambon. Selain longsor yang menimpa rumah keluarga Sin Huka di BTN Lateri II, longsor juga terjadi pada talud penahan tanah di Masjid Muhajirin, Desa Batu Merah RT 002/RW 004.
Sementara itu, insiden pohon tumbang di kawasan TMP Kapaha, Tantui, mengakibatkan dua warga mengalami luka-luka, yakni Arjuna Fatra (20) dan Vence Momole (37). Keduanya saat ini masih menjalani perawatan di RSUP dr. Johannes Leimena.
Pemerintah Kota Ambon terus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu selama musim penghujan berlangsung. (JM–AL).
