JURNALMALUKU – Warga Perumahan Bukit Hijau Urimessing menyampaikan kekecewaan atas penundaan mendadak Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang sedianya digelar Komisi III DPRD Kota Ambon pada Kamis (4/6/2026).
Kekecewaan tersebut muncul karena sebagian besar warga telah memenuhi undangan dan hadir langsung di Kantor DPRD Kota Ambon untuk mengikuti rapat yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pukul 11.00 WIT. Bahkan, pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga telah berada di lokasi. Saat warga tiba, pihak pengembang juga disebut telah lebih dahulu berada di area DPRD.

Namun, tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya kepada seluruh peserta, warga mengaku mendapat informasi bahwa RDP dibatalkan dan dijadwalkan ulang pada Senin mendatang. Informasi tersebut disampaikan melalui telepon kepada salah satu perwakilan warga oleh pihak Komisi III.
“Kami tentu sangat kecewa. Semua warga sudah datang ke DPRD, pihak BRI juga sudah hadir. Bahkan saat kami tiba, pihak developer sudah ada lebih dulu. Tetapi kemudian kami mendapat kabar bahwa RDP dibatalkan dan ditunda sampai hari Senin,” ujar salah satu perwakilan warga.

Menurut warga, yang paling disesalkan bukan semata-mata penundaan rapat, melainkan proses komunikasi yang dinilai kurang maksimal. Mereka mempertanyakan mengapa informasi pembatalan baru disampaikan ketika warga sudah berada di lokasi.
“Kalau memang ada penundaan, kenapa tidak disampaikan sejak awal? Dengan begitu warga tidak perlu turun dan mengeluarkan waktu maupun biaya untuk datang ke DPRD. Itu yang membuat kami merasa kecewa,” katanya.
Warga juga mengaku bertanya-tanya mengenai alasan di balik pembatalan mendadak tersebut. Meski demikian, mereka memilih untuk tetap menghormati keputusan yang telah diambil dan berharap ada penjelasan yang baik pada pertemuan berikutnya.
“Sebenarnya ada apa sampai RDP harus dibatalkan saat semua pihak sudah hadir? Jujur kami kecewa. Tetapi sudahlah, kami tetap mengikuti aturan dan tetap mempercayakan Komisi III DPRD Kota Ambon sebagai wakil rakyat yang diberikan amanah oleh masyarakat,” ungkap warga.
Meski kecewa, warga Perumahan Bukit Hijau Urimessing menegaskan bahwa mereka tetap berharap proses penyelesaian berbagai persoalan fasilitas umum, sarana, dan prasarana di lingkungan perumahan dapat berjalan sesuai harapan.
Mereka berharap RDP yang dijadwalkan ulang pada Senin mendatang dapat berlangsung lancar dan menghadirkan seluruh pihak terkait sehingga berbagai keluhan yang selama ini disampaikan masyarakat dapat memperoleh solusi yang jelas dan konkret.
“Harapan kami sederhana, semoga hari Senin semua berjalan dengan baik dan ada jalan keluar terbaik bagi kami sebagai warga Perumahan Bukit Hijau Urimessing,” tutup perwakilan warga. (JM–AL).

